Berita Jakarta

Empat Kali Tolak Jabatan Menteri, Risma Tegaskan Tak 'Gila Jabatan', Termasuk jadi Gubernur DKI

Tri Rismaharini pernah menolak tawaran Megawati saat diajukan sebagai menteri di Kabinet Jokowi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews/Fransiskus Adhiyuda
Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini, di sela Rakernas II PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (22/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku pernah menolak tawaran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebanyak empat kali.

Saat itu, Risma ditawari menduduki jabatan menteri.

Hal itu diceritakan Risma di sela-sela Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).

Kepada wartawan, Risma mengaku tidak pernah mendambakan jabatan tertentu di pemerintahan.

Baca juga: VIDEO : Mensos Risma Tidak Berambisi Jadi Gubernur DKI Jakarta

Baca juga: Namanya Masuk dalam Bursa Cagub DKI Jakarta, Risma Tak Pernah Bermimpi Pimpin Jakarta

Bahkan, jabatan Wali Kota Surabaya ataupun Menteri Sosial yang pernah diembannya merupakan keputusan yang dadakan.

Risma pun menceritakan bagaimana prosesnya saat dipilih Jokowi sebagai Menteri Sosial.

Cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Mbah Jayadi itu mengatakan bahwa ia pernah menolak tawaran Megawati saat diajukan sebagai menteri di Kabinet Jokowi.

“Karena jabatan menteri saja saya sudah 4 kali menolak ke ibu,” ucap Risma seperti ditayangkan Kompas Tv.

Saat itu kata Risma, Megawati sudah menawarkan kursi menteri usai Jokowi menang Pilpres 2019.

Baca juga: HUT Jakarta, Djarot Sebut Warga Dapat Kado Pahit, Singgung Janji Kampanye Anies yang Belum Dipenuhi

Menteri Sosial Tri Rismaharini ditanyai soal rencana jadi Gubernur DKI Jakarta di Pemilihan Gubernur tahun 2024. Risma pun mengungkapkan tidak pernah meminta jabatan kepada siapapun.
Hal itu diungkapkannya saat sela-sela Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).
Menteri Sosial Tri Rismaharini ditanyai soal rencana jadi Gubernur DKI Jakarta di Pemilihan Gubernur tahun 2024. Risma pun mengungkapkan tidak pernah meminta jabatan kepada siapapun. Hal itu diungkapkannya saat sela-sela Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022). (Tangkapan layar Youtube Kompas TV)

Namun, wanita berkerudung itu menolak jabatan tersebut. Megawati kembali menghubunginya untuk menawarkan posisi jabatan menteri.

Saat itu, tawaran disampaikan Megawati melalui sambungan telepon.

Lagi-lagi, Risma kembali menolak jabatan tersebut.

Risma juga pernah ditawarkan lagi jabatan menteri, penolakan kembali dilayangkan oleh Risma.

Alasannya, Risma ingin menyelesaikan jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya.

Baca juga: Menteri Risma Minta Pendamping Kemensos di Daerah Bekerja Profesional

“Saya bilang ndak ibu kemudian saya di Surabaya, saya bilang ndak apa, saya selesaikan wali kota dulu,” ucapnya.

Makanya kata Risma, saat ia dipilih jadi Menteri Sosial, wanita kelahiran Kediri Jawa Timur, 20 November 1961 itu belum mempersiapkan apapun.

Sekalipun seragam putih saat hendak dilantik Jokowi. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved