Pesantren Menyimpang

Polisi Menemukan Satu Pesantren di Kota Bekasi yang Diduga Bertentangan dengan Pancasila & UUD 1945

Polres Metro Bekasi Kota mendeteksi ada satu pesantren di Kota Bekasi yang diduga menyimpang dengan ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota mendeteksi atau menemukan satu pesantren di Kota Bekasi yang diduga menyimpang dengan ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Namun hingga kini, pihak kepolisian belum mau membuka identitas organisasi itu.

Demikian dikatakan Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra.

Rama mengatakan bahwa keberadaan pesantren itu sama halnya seperti Khilafatul Muslimin yang ada di Kota Bekasi.

"Ada satu lagi, nanti kami akan terjun langsung tim untuk menertibkan," kata Rama usai menghadiri deklarasi Khilafatul Muslimin setia Pancasila, Senin (20/6/2022).

Baca juga: 15 Santri SMA Pesantren MQ Depok Hafiz Quran dan 250 Santri Hafal 5-25 Juz

Baca juga: SIG Bersama 31 BUMN, Menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Terapan untuk Pesantren

Baca juga: Jemaah Khilafatul Muslimin Deklarasi Setia NKRI dan Pancasila, Pemkot Bekasi Memberikan Pendampingan

Menurut Rama, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara yang berdasarkan asas hukum.

Artinya, filosofi Pancasila adalah hukum dari segala sumber hukum.

Maka bagi organisasi Apapun yang bertentangan denah asas Pancasila maka melanggar aturan undang-undang.

"Bagi organisasi manapun yang menyelenggarakan kegiatan, tidak berazaskan sendi-sendi Pancasila tentu akan berhadapan dengan aparatur dalam hal ini ada UUD 1945," ujar Rama.

BERITA VIDEO: Polisi Tetapkan 5 Orang terkait Acara Diduga Pesta Seks Bertema 'Bungkus Night' Sebagai Tersangka

Terkait identitas pesantren yang dinilai bertentangan dengan Pancasila itu.

Rama menyebut belum mau untuk membeberkan.

Namun, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan penertiban.

Sebelumnya, keberadaan organisasi keagamaan Khilafatul Muslimin di Kota Bekasi menuai aksi penolakan.

Aksi penolakan itu pun bermunculan dengan pemasangan sebuah spanduk dibeberapa titik Jalan di Kota Bekasi.

Atas maraknya aksi penolakan ini pun, Pemerintah Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, dan Kodim 0507/Bekasi menggelar acara deklarasi Setia NKRI dan Pancasila yang di ikuti oleh ratusan jemaah Khalifatul Muslimin Bekasi Raya yang digelar di Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyah Khilafatul muslimin Bekasi.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved