Berita Jakarta

Perwakilan Umat Budha Pastikan Laporan Roy Suryo di Polda Metro Bukan Provokasi dari Buzzer

Perwakilan umat agama Budha melaporkan pakar telematika ke Polda Metro Jaya pada Senin (20/6/2022) atas dugaan penistaan agama

kolase foto twitter
Pembelaan Roy Suryo soal foto editan Candi Borobudur 

Perwakilan Umat Budha Pastikan Laporan untuk Roy Suryo di Polda Metro Bukan Provokasi dari Buzzer

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Kurniawan Santoso perwakilan umat agama Budha melaporkan pakar telematika ke Polda Metro Jaya pada Senin (20/6/2022) atas dugaan penistaan agama melalui unggahan sosial media beberapa waktu lalu.

Roy turut serta dalam penyebaran foto Candi Borobudur berwajah Presiden RI Joko Widodo.

Kuasa hukum Kurniawan, Herna Sutana menjelaskan, kliennya melaporkan mantan Menpora buka karena terprovokasi buzzer atau netizen.

Pelapor bereaksi karena menganggap Roy telah menghina dan melecehkan simbol agama yang sakral dengan menambahkan bahasa tak pantas.

"Kalimat yang dia tambahkan adalah 'lucu hehehe ambyar', itu bahasa yang betul-betul melecehkan," ucapnya Selasa (21/6/2022).

Padahal sebagai orang yang dianggap pakar, sudah mengetahui gambar yang beredar itu adalah editan orang tak bertanggungjawab.

Namun, Roy malah ikut memposting dan menertawakan hingga membuat umat Budha bereaksi menempuh jalur hukum.

Baca juga: Polisi Tolak Laporan Dharmapala terkait Roy Suryo Bagikan Foto Stupa Mirip Jokowi, Begini Alasannya

Baca juga: Pembelaan Roy Suryo yang Terancam Dipolisikan Gara-gara Foto Editan Candi Borobudur

"UU ITE juga menjelaskan siapa yang memproduksi mentransmisikan dan mendistribusikan, menyebarkan, mengunggah sehingga bisa diakses dengan mudah secara umum," tutur Herna.

"Yang bersangkutan punya follewer banyak, ini tidak mungkin semeledak ini kalau tidak diunggah orang yang berfollower banyak," sambungnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved