Berita DPRD Kota Bogor

Penghapusan 6.997 Pegawai Honorer Pemkot Bogor, Komisi I DPRD Kota Bogor Bakal Gelar Rapat Terbuka

Komisi I DPRD Kota Bogor bakal gelar rapat terbuka soal penghapusan 6.997 pegawai honorer Pemkot Bogor.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Humpro DPRD Kota Bogor
Komisi I DPRD Kota Bogor Bakal Gelar Rapat Terbuka Tentang Penghapusan 6.997 Pegawai Honorer Pemkot Bogor 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Penghapusan 6.997 pegawai honorer Pemkot Bogor, Komisi I DPRD Kota Bogor bakal gelar rapat terbuka.

Komisi I DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, Rabu (15/6/2022).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Safrudin Bima, fokus membahas terkait wacana penghapusan pegawai honorer di Kota Bogor.

Baca juga: Komisi IV DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Bogor Bangun 2 Sekolah Baru, Satu Sekolah di Kayu Manis

Berdasarkan laporan dari BKPSDM Kota Bogor, saat ini terdapat 6.997 pegawai non-ASN di Kota Bogor.

Melihat angka tersebut, Safrdin Bima menilai ini menjadi sesuatu yang sulit dalam layanan pubik dan penyelenggaraan pemerintahan di Kota Bogor.

Ini masalah besar dan krusial serta akan mengganggu kekuatan layanan pubilk dan produktifitas pemerintahan di Kota Bogor.

Baca juga: Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Pesan Ini untuk 404 Jemaah Haji di Masjid Raya

Sebab, jumlah non-ASN Kota Bogor setengahnya dari jumlah pegawai pemerintahan Kota Bogor.

“Intinya begini, kita ingin memikirkan dua hal. Pertama kebutuhan pegawai honorer, kedua nasib pegawai honorer. Karena ASN nggak mampu mengcover semua pekerjaan. Jumlahnya sangat terbatas,” kata Safrudin.

Penghapusan pegawai honorer non-ASN ini, diketahui merupakan amanat dari PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja.

Di mana masa kerja honorer sampai Desember 2023, yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Kemenpan-RB Republik Indonesia tahun 2022.

Untuk menindaklanjuti peraturan ini, pria yang akrab disapa SB ini mengaku akan menyambangi kantor Kemenpan-RB bersama dengan BKPSDM dalam waktu dekat ini.

Baca juga: Pasang Keramik, Komisi I DPRD Kota Bogor Pertanyakan Pembangunan Perpustakaan Senilai Rp 23 Miliar

Ia pun mengaku akan menggelar rapat terbuka dengan pimpinan DPRD Kota Bogor untuk fokus membahas isu ini.

“Ya kita ada waktu setahun lah. Kita ingin ikhtiar bersama dengan BKPSDM mudah mudahan ada jalan keluar terhadap kebutuhan pegawai dan juga terhadap tenaga honorer ini,” paparnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved