Pilpres 2024

Peluang Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024 Lewat Nasdem Sangat Tidak Mungkin, Bisa Timbulkan Konflik

jika Ganjar maju sebagai Capres dalam Pilpres 2024 melalui partai selain PDIP akan memicu konflik terbuka antara Presiden Joko Widodo dengan PDIP.

Tribunnews/Fransiskus Adhiyuda
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju ke Pilpres 2024 haruslah dari PDIP 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dicalonkan Capres 2024 haruslah lewat PDI Perjuangan

Jika menerima pinangan partai lain maka akan bisa menimbulkan konflik terbuka. 

Hal itu diungkapkan Hasan Nasbi, pengamat politik sekaligus Pendiri Cyrus Network 

Menurut Hasan Nasbi, jika Ganjar maju sebagai Capres dalam Pilpres 2024 melalui partai selain PDIP akan memicu konflik terbuka antara Presiden Joko Widodo dengan PDIP.

Hal tersebut disampaikannya saat diskusi bertajuk Anies-Ganjar di Tikungan Koalisi 2024 di Tebet Jakarta Selatan pada Minggu (19/6/2022).

"Kalau Mas Ganjar maju di luar PDIP itu akan memancing konflik terbuka antara presiden dengan PDIP. Itu pasti. Kalau pun mengaku itu tidak ada intervensi presiden, tapi pikirannya pasti presiden ikut serta. Dan itu tidak baik bila presiden dia ingin soft landing. Saya tidak yakin itu," kata Hasan.

Baca juga: Ganjar Pranowo Didukung Ribuan Emak-Emak di Lampung: Pak Ganjar Pemimpin Idola Kami

Kalaupun tidak mendapatkan dukungan dari PDIP, kata Hasan, pilihan terbaik yang bisa diambil Ganjar adalah mendukung siapapun yang dicalonkan oleh PDIP.

Selain itu menurutnya, sulit untuk membayangkan jika Ganjar maju dalam Pilpres 2024 melalui Partai Nasdem.

"Sulit untuk membayangkan Mas Ganjar kalau tidak dapat tiket dari PDIP kemudian loncat ke Nasdem, menurut saya itu sulit dibayangkan itu. Jadi Mas Ganjar pilihan terbaik adalah maju dapat tiket dari PDIP, kalau tidak dapat tiket dari PDIP, dia dukung siapapun yang diajukan oleh PDIP," kata dia.

Dicalonkan Partai Nasdem

Diketahui, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terpilih menjadi kandidat capres dari Partai NasDem.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku belum berkomunikasi dengan Partai Nasdem, usai namanya direkomendasikan sebagai calon presiden (capres) dalam rakernas partai pimpinan Surya Paloh tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku belum berkomunikasi dengan Partai Nasdem, usai namanya direkomendasikan sebagai calon presiden (capres) dalam rakernas partai pimpinan Surya Paloh tersebut. (Tribunnews/Fersianus Waku)


Hal itu diungkapkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, saat mengumumkan tiga nama calon presiden (capres) saat penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di JCC Senayan pada Jumat (17/6/2022) malam.

Ketiga figur, yakni Anies, Ganjar, dan Andika dinilai memiliki kualifikasi sebagai capres NasDem.

Untuk itu, langkah selanjutnya yang dilakukan NasDem adalah menjalin komunikasi dengan ketiga tokoh tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved