Di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga, Moduit Nilai Investasi Reksa Dana Masih Menarik

Sentimen kenaikan suku bunga biasanya sangat berkolerasi dengan kinerja instrumen investasi portofolio, termasuk reksa dana.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Ilustrasi PT Moduit Digital Indonesia (Moduit), platform investasi reksa dana online. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Masalah geopolitik antara Rusia-Ukraina yang belum juga ada penyelesaiannya, membawa dampak pada kenaikan harga energi dan pangan.

Kondisi tersebut telah mengerek tingkat inflasi global. Sebagai upaya pengendalian inflasi sejumlah negara juga telah menaikan suku bunga acuan.

Di dalam negeri, Bank Indonesia masih mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate pada level 3,5 persen lantaran posisi Rupiah dan infasi dinilai masih stabil.

Namun sejumlah ekonom memperkirakan BI pun bakal segera menaikan suku bunga acuan sebab bila tidak dilakukan berpotensi mempengaruhi nilai tukar maupun aliran dana asing (capital outflow).

Sentimen kenaikan suku bunga biasanya sangat berkolerasi dengan kinerja instrumen investasi portofolio, termasuk reksa dana.

Baca juga: Presiden Jokowi Banjir Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61, Anies dan Ganjar tak Ketinggalan

Untuk itu para investor disarankan untuk mencermati perkembangan kenaikan suku bunga sebelum melakukan alokasi investasi.

Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhy Purwanto mengatakan aset investasi obligasi lebih sensitif terhadap  kenaikan suku bunga. Namun real yield (selisih imbal hasil terhadap inflasi) obligasi Indonesia saat ini masih jauh lebih menarik daripada negara maju atau berkembang lainnya, sehingga masih menarik.

Sedangkan untuk instrumen saham akan tergantung dari kinerja perusahaan dalam membukukan pertumbuhan pendapatan atau laba.

Dalam kondisi suku bunga naik, investor akan cenderung lebih selektif mencari perusahaan berkualitas dengan cashflow yang baik.

Reksadana Saham yang memiliki strategi investasi ke saham unggulan (blue chip) dapat menjadi pilihan investasi dalam kondisi saat ini.

Baca juga: Bendum PBNU Mardani Maming Tersangka, Gus Nadirs: Sebaiknya Dinonaktifkan demi Jaga Marwah Masyayikh

Koreksi di pasar saham dapat menjadi kesempatan yang tepat bagi investor reksa dana yang berorientasi untuk tujuan jangka panjang.

Sementara, khusus investor yang memiliki tujuan investasi jangka pendek dengan profil konservatif, Moduit menyarankan untuk memberikan porsi alokasi investasi lebih besar pada reksa dana pasar uang, karena lebih stabil dan minim fluktuasi.

Apalagi tren kenaikan suku bunga berpotensi mendatangkan return lebih tinggi pada reksa dana jenis ini.

Lebih lanjut Manuel mengatakan, alokasi investasi tentu akan sangat tergantung dengan tujuan dan profil risiko investor maupun calon investor.

Saat ini platform Moduit menyediakan produk Reksa Dana dan Obligasi, serta memiliki fitur Moduit Navigator yang dapat membantu investor mendapatkan rekomendasi asset alokasi berdasarkan tujuan dan profil resiko.

Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Tren Suku Bunga Naik, Moduit Sebut Investasi Reksa Dana Masih Menarik.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved