Jakarta Sadar Sampah

Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat Kurangi Sampah, Dinas LH DKI Gelar Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah

Dinas LH DKI Jakarta menggelar Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah di Aula Tjetje Rahman, Asrama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Unit Semper.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Dinas LH DKI Jakarta kick off PGJSS di Aula Tjetje Rahman, Asrama Dinas LH DKI Jakarta Unit Semper, RW 03 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menggelar Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah (PGJSS) digelar di Aula Tjetje Rahman, Asrama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Unit Semper, RW 03 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Kasi Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengurangi sampah dari hulu.

"Dengan kick-off di Jakarta Utara hari ini, Jakarta Utara dapat menjadi contoh menyukseskan Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah di DKI Jakarta," kata Yogi, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Anies Baswedan Ajak Warga Jakarta Ramaikan Pekan Gerakan Sadar Sampah 2022

Baca juga: Polsek Cibinong Angkat Puluhan Kilogram Sampah dari Kali Sodetan Situ Karadenan

Baca juga: Sampah Kembali Menumpuk di Kali BKB, Dampak Penutupan Jalan Inspeksi Tenaga Listrik di Tanah Abang

Menurut Yogi, kegiatan PGJSS merupakan aksi kolosal penanganan sampah yang dilakukan di 2.743 RW se-DKI Jakarta dalam rangka HUT ke -495 Kota Jakarta.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekko Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, mengatakan bahwa kick-off PGJSS untuk mengingatkan kembali masyarakat untuk peduli sampah.

"Karena jika sampah ini tidak kita atasi bersama akan menjadi masalah bersama," kata Wawan.

BERITA VIDEO: Pura-pura Jadi Pengurus Masjid, Seorang Pria Curi Isi Kotak Amal

Khusus di Jakarta Utara terdapat sebanyak 460 RW dimana di setiap lokasi warga secara sadar mengolah sampah.

Sehingga, sampah ini tidak menimbulkan dampak yang tidak baik.

“Target awal kita 50 persen masyarakat ikut gerakan ini, dan tentunya PGJSS ini dilakukan bukan pada pekan ini saja, tetapi juga pada pekan-pekan berikutnya,” ujar Wawan.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini juga dilakukan kegiatan berupa pemberian piagam penghargaan untuk para stakeholders atas kolaborasinya untuk mendukung PGJSS.

Ada juga berupa pemberian kantong pilah ramah lingkungan, tong sedekah sampah, jerigen minyak jelantah alat pencacah serabut kelapa dan lain-lain dari stakeholders untuk masyarakat.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved