Kejaksaan Agung

ST Burhanuddin Diminta Tidak Berpuas Diri Meski Disebut Jaksa Agung Terbaik, Karena Perlu Diuji

ST Burhanuddin dinilai Jaksa Agung terbaik oleh anggota Komisi III DPR RI. Namun sejumlah pengamat menilai hal itu masih harus diuji lagi

Istimewa
Pengamat dan praktisi hukum Mustolih Siradj menilai pernyataan anggota fraksi PDIP DPR RI Wayan bahwa ST Burhanuddin adalah Jaksa Agung terbaik cukup proporsional. Namun ia meminta St Burhanuddin jangan berpuas diri karena semuanya mesti diuji kembali 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta menyebukan bahwa Sanitiar Burhanuddin sebagai Jaksa Agung terbaik yang pernah ada, serta pantas disejajarkan dengan sosok R Soeprapto dan Baharuddin Lopa, dua eks Jaksa Agung di masa sebelumnya.

Hal itu disampaikan Wayan setelah menyoroti kinerja Burhanuddin selama ini yang dinilai berprestasi, memiliki kecerdasan dan keberanian, juga tanpa pandang bulu dalam membongkar kejahatan. 

Menanggapi hal tersebut, pengamat dan praktisi hukum Mustolih Siradj menilai pernyataan Anggota Fraksi PDIP itu diakui cukup proporsional. 

Namun kata dia semuanya masih harus diuji lagi ke depannya.

“Saya kira tidak berlebihan ya, sepadan dengan kinerja dan prestasi Jaksa Agung. Kinerja Jaksa Agung layak diapresiasi publik,” kata Mustolih, Senin (20/6), melalui keterangan tertulis.

Dia, mengatakan selama dipimpin Burhanuddin wajah kejaksaan, khususnya Kejaksaan Agung, mengalami banyak perubahan mendasar.

Baca juga: Boyamin Saiman Ungkap Perbandingan Gaji Jaksa Agung dan Pimpinan KPK, Selisih Rp65 Juta

Ada peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja kejaksaan disaat lembaga KPK melemah. 

Melalui sejumlah gebrakan yang dibuat, katanya kinerja Korps Adhyaksa dianggap semakin profesional, responsif, transparan, dan akuntabel.

Penegakan hukum dan penanganan perkara juga semakin berkualitas, adil, dan bermartabat. 

Baca juga: Deddy Corbuzier Nikahi Sabrina Chairunnisa, Hendropriyono dan Jaksa Agung Burhanuddin Menjadi Saksi

Publik berharap Jaksa Agung terus meningkatkan kinerjanya.

Khususnya membongkar kasus yang berkaitan dengan keadilan dan hajat hidup publik. 

“Belum lagi keberhasilan dalam membongkar kasus besar yang jadi sorotan publik. Jadi hemat saya, wajar jika harapan publik sekarang tertuju ke Jaksa Agung,” ujarnya.

Menurut dia, penyematan apapun atas sepak terjang seseorang atau lembaga mesti memiliki padanan dalam kenyataan. 

Baca juga: Kawal Kebijakan Presiden, Jaksa Agung Diminta Selidiki Mafia Pupuk dari Hulu ke Hilir

Padanan itu, lanjutnya, bisa berupa capaian kinerja dengan indikator yang terukur  atau pun pengakuan moral masyarakat, baik dalam negeri maupun dunia internasional. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved