Tawuran

Polisi Tangkap Belasan Remaja di Kota Bekasi yang Hendak Tawuran dengan Celurit

Tim Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota menangkap remaja yang hendak tawuran di saat libur. Mereka bawa celurit untuk saling bunuh.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Polisi Polres Metro Bekasi Kota menangkap belasan remaja yang hendak tawuran dengan celurit, Minggu (19/6/2022) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Diduga Ingin melakukan aksi tawuran, belasan remaja diamankan oleh Tim Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota, Minggu (19/6/2022).

Dari tangan remaja itu polisi juga mengamankan beberapa senjata tajam.

Baca juga: Moeldoko Tegur Relawan Jokowi yang Sibuk Urusi Pilpres 2024, Minta Ikuti Arahan Jokowi: Ojo Kesusu!

Katim Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota, Ipda Suyono mengatakan belasan remaja yang diamankan itu, ketika pihak Tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota tengah melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas balapan liar maupun tawuran.

Saat melakukan patroli itu, pihak kepolisian mendapatkan Informasi adanya sekelompok remaja di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi. Atas laporan itu pihaknya langsung bergerak ke lokasi.

"Baru diduga mau ajak tawuran di IG, nah di gang Jalan Sawo, Komsen Jatiasih. Yang diamankan pelajar masih di bawah umur semua itu," kata Suyono, Senin (20/6/2022).

Para remaja itu tak bisa melarikan diri ketika petugas kepolisian datang.

Suyono mengatakan, kurang lebih ada 17 pelajar yang diamankan atas dugaan akan melakukan tawuran.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan sajam jenis celurit sebanyak empat buah.

"Kami juga mengamankan lima buah handphone, serta mengamankan kendaraan satu unit motor Jupiter MX,” ujarnya.

“Saat ini belasan remaja dan barang bukti diamankan di Polres Metro Bekasi Kota," imbuhnya.

Baca juga: Warganet Kecam Warga yang Cuek saat Pejambret Merampas Tas Milik Emak-emak yang Viral di Medsos

Terkait status remaja yang merupakan seorang pelajar itu, Suyono mengaku belum mengetahui terkait identitas sekolah remaja.

Sebab saat ini para remaja itu masih dilakukan pemeriksaan oleh Reskrim, terutama para remaja yang didapati membawa sajam.

"Sekarang masih diperiksa di Reskrim, yang tidak bawa sajam, orangtuanya dipanggil untuk datang ke polres buat pernyataan, sedangkan untuk yang bawa sajam ditindaklanjuti," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved