Ikatan Bidan Indonesia

Hadiri Rakerda Ikatan Bidan Indonesia, Wagub Ariza Kenang Proses Kelahirannya Oleh Bidan

Ariza mengatakan kolaborasi perlu diperkuat, mengingat bidan sebagai sebuah profesi bukan saja mulia, namun juga berjasa besar

Istimewa
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menghadiri rapat kerja daerah (Rakerda) ke-VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) DKI Jakarta 2022 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/6/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -= Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik melalui peningkatan kolaborasi dengan mitra organisasi profesi di bidang kesehatan.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) saat menghadiri rapat kerja daerah (Rakerda) ke-VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) DKI Jakarta 2022 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/6/2022).

“Saya mendukung agar IBI terus meningkatkan kekuatan organisasi, meningkatkan perannya dalam hal mutu pendidikan bidan, pelayanan, peningkatan kesejahteraan anggota dan mewujudkan kerja sama dengan jejaring kerjanya,” kata Ariza berdasarkan keterangan dari PPID DKI Jakarta pada Sabtu (18/6/2022).
 
Ariza mengatakan kolaborasi perlu diperkuat, mengingat bidan sebagai sebuah profesi bukan saja mulia, namun juga berjasa besar dalam membantu memperkuat sistem kesehatan di Indonesia.

Khususnya, kata dia, bagi para ibu dan bayi yang masih di dalam kandungan, baru lahir hingga masa pertumbuhan.

Menurutnya, dedikasi para bidan sangat membantu para ibu menghadapi masa persalinan dan memberikan asuhan kepada bayi yang baru lahir.

Baca juga: 40 Persen Bidan Mengalami Kecemasan Selama Masa Pandemi, Beban Pekerjaan Bertambah

Hal itu terlihat dari posisi bidan yang menempatkan diri sebagai mitra perempuan dalam memberikan dukungan, asuhan dan nasihat selama masa kehamilan.

Ariza menganggap, itu semua tugas mulia yang diemban para bidan, untuk turut menyukseskan pembangunan kesehatan di Indonesia maupun di Kota Jakarta.

Harapannya layanan kesehatan perempuan dan keluarga dapat diberikan secara holistik dan berkesinambungan.

Baca juga: VIRAL, Aksi Pengendara Motor Meremas Payudara Bidan Cantik Terekam CCTV, Begini Kronologisnya

“Bisa dikatakan, saya sendiri adalah orang yang terlahir ke dunia ini tidak terlepas dari jasa bidan dalam membantu persalinan ibu saya dahulu. Itulah yang membuat saya begitu respek dan menghargai profesi bidan,” ujarnya.

“Terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan, untuk kehidupan yang berkelanjutan. Karena berkat dedikasi dan jasa para bidanlah, para ibu kami berhasil melahirkan bayinya dengan selamat, dan bayi yang dilahirkan  juga bisa tumbuh sehat,” lanjut mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.

Baca juga: Bantu Bidan Pantau Kesehatan Ibu Hamil, Halodoc Hadirkan Aplikasi Bidanku

Hingga kini, IBI telah genap berusia 71 tahun, sehingga dianggap sangat matang dengan banyak pengalaman yang sudah dilalui sebagai organisasi profesi.

Pengalaman merupakan kekayaan untuk menyongsong masa depan yang penuh tantangan, salah satunya adalah pelayanan kesehatan di era globalisasi saat ini. 

“Untuk itu, IBI perlu melakukan konsolidasi ke dalam dan advokasi ke semua stakeholders untuk penguatan profesi dan menyiapkan anggota dalam menghadapi tantangan tersebut, antara lain pelayanan KIA-KB dan Kespro bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Bidan Yang Diduga Lecehkan Wanita Hamil Secara Verbal, Masih Bekerja di Puskesmas Tambora

Di samping itu, Ariza juga berharap IBI sebagai organisasi profesi harus menjadi wadah bagi para bidan dalam mencapai tujuan organisasi profesinya.

Caranya, melalui kebijakan peningkatan profesionalisme anggota guna menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan berkualitas yang sesuai dengan visinya, yaitu menjadikan IBI sebagai organisasi profesi yang handal dalam mewujudkan bidan profesional berstandar global.

Baca juga: VIRAL Video Oknum Bidan Dituding Lecehkan Ibu Hamil, Wagub Ariza: Kalau Benar Akan Kami Tindak Tegas

"Nilai-nilai dasar IBI harus dipegang teguh oleh para anggota, yaitu mengutamakan kebersamaan, pengayoman, pemberian pelayanan berkualitas kepada Ibu dan Anak, dengan motto: Ibu Sehat - Anak Sehat - Bangsa Sehat. Ini harus menjadi komitmen IBI dan jajarannya. Saya juga sampaikan rasa bangga saya kepada para bidan, yang tergabung dalam wadah IBI DKI Jakarta dan bertugas di unit-unit layanan kesehatan di wilayah Jakarta,” jelasnya.

Untuk diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat BKD Provinsi DKI Jakarta; Pejabat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta; Ketua Umum PP Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nurjasmi; Ketua PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi DKI Jakarta, Sri Indah; para narasumber dan peserta Rakerda IBI. (faf)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved