Reshuffle Kabinet

Politisi Demokrat Nilai Reshuffle Kabinet Cuma untuk Layani Kepentingan Politik Jokowi

Maka itu, katanya, publik bisa membaca perombakan ini lebih cenderung untuk memenuhi dan melayani kepentingan politik Presiden Jokowi.

Editor: Yaspen Martinus
YouTube@Sekretariat Presiden
Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani menilai, reshuffle ketiga Kabinet Indonesia Maju, masih jauh dari harapan publik. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani menilai, reshuffle ketiga Kabinet Indonesia Maju, masih jauh dari harapan publik.

Kamhar mengatakan, publik berharap akan terjadi perbaikan untuk mewujudkan kabinet kerja yang lebih profesional dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi.

"Dari hasil perombakan dua kursi menteri dan tiga kursi wamen, terlihat bahwa reshuffle ini hanya untuk mengakomodasi kepentingan orang dekat dan partai politik koalisi pemerintah," kata Kamhar lewat pesan yang diterima Tribunnews, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Terbitkan 126 Juta Sertifikat Tanah Rakyat Jadi Target Pertama Hadi Tjahjanto Sebagai Menteri ATR

Maka itu, katanya, publik bisa membaca perombakan ini lebih cenderung untuk memenuhi dan melayani kepentingan politik Presiden Jokowi.

"Bukan untuk menyelesaikan persoalan rakyat atau mengoptimalkan kinerja di akhir masa jabatan," ujarnya

Untuk itu, Kamhar mengatakan, publik tidak dapat berharap banyak perubahan ini akan semakin membawa pada perbaikan.

Baca juga: Waketum Partai Gerindra: Koalisi Mirip Jodoh, Jadi Atau Tidak Tergantung Yang Maha Kuasa

"Publik mesti melakukan kontrol yang lebih kritis, agar perombakan ini tidak menghidupkan kembali, dan semakin menguatkan agenda perpanjangan masa jabatan presiden, mengingat Pak Zulkifli Hasan sebelumnya pernah mewacanakan ini," tuturnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin melantik menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode 2019-2024, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Para menteri dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 64P Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Baca juga: Lima Kriteria Capres-Cawapres PAN, Salah Satunya Berpihak pada Kelanjutan Generasi

Menteri yang dilantik adalah:

1. Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan;

2. Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN.

Sedangkan wakil menteri yang dilantik adalah:

1. Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri ATR;

2. John Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri; dan

3. Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. (Reza Deni)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved