Berita Jakarta

Nomor WhatsApp Legislator Adi Kurnia Setiadi Diretas untuk Menipu, Ini Modusnya

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Legislator DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Adi Kurnia Setiadi kesal akun WhatsApp miliknya diretas

Ist
Anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra, Adi Kurnia Setiadi WhatsApp miliknya dibajak untuk menipu 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Legislator DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Adi Kurnia Setiadi kesal akun WhatsApp miliknya diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk penipuan.

Dalam aksinya, pelaku pembajakan akun itu berupaya menipu orang yang ada di kontak Adi dengan modus meminjam duit.

“Perlu saya sampaikan kepada siapa saja yang mendapatkan pesan WA yang muncul nama saya. Itu perlu saya klarifikasi, bahwa itu bukan saya tetapi akun WA saya dibajak atau di-hack orang tidak dikenal,” kata Adi pada Kamis (16/6/2022).

Menurut Adi, modus penipuan dengan meminjam uang tersebut berawal ketika dia mendapat pesan elektronik untuk aktivasi ulang akun WA.

Baca juga: Duga Anggotanya Dijebak, Sekretaris Fraksi PDIP: Jangan Tergesa-gesa Buka Pesan WhatsApp Isi Video

Permintaan aktivasi itu pun diikuti Adi dengan mengikuti instruksi yang muncul di layar gawainya.

“Saat saya ikuti perintah oke, muncul kode dan kode tersebut dimasukkan ke dalam aktivasi. Setelah dimasukkan kode tersebut ke dalam aktivasi, akun WhatsApp langsung berpindah dengan nomor telepon dan profil akun langsung lengket kepada orang tidak dikenal tersebut,” ujar Adi.

Pelaku kemudian menghubungi orang lain atas nama Adi, karena akun WA miliknya yang sudah dibajak telah dilengkapi oleh foto profilnya.

Kepada orang yang ada di kontak itu, pelaku yang mengatasnamakan Adi meminta pinjaman duit untuk menipu.

“Saya saat mengetahui akun saya dibajak, langsung saya telepon sejumlah orang untuk tidak percaya dengan pesan WhatsApp mengatasnamakan dirinya karena itu tidak benar dan murni penipuan,” ucap Adi yang juga menjadi Wakil Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta ini.

Namun sayangnya, sejumlah koleganya di DPRD, pejabat Pemprov DKI dan dari perbankan ada yang sudah terlanjur mentransfer uang dengan nominal Rp 2 juta-Rp 3 juta per orang.

Adi mengimbau, kepada siapa saja untuk lebih hati-hati modus penipuan dengan membajak akun WA.

“Kemudian saya segera laporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti,” jelas Adi. (faf)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved