Pemilu 2024

KPU Ajak Mahasiswa Jadi KPPS Agar yang Biasa Mengkritisi Pemilu Tahu Situasi di Lapangan

Para mahasiswa yang kerap mengkritisi penyelenggaraan pemilu, juga bisa merasakan situasi di lapangan.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive/Indri Fahra Febrina
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengatakan, banyak mahasiswa tertarik membangun kerja sama terkait kepemiluan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengatakan, banyak mahasiswa tertarik membangun kerja sama terkait kepemiluan.

Hasyim mengatakan, para mahasiswa bisa bekerja sama dengan KPU, berpartisipasi sebagai anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

"Dan tampaknya temen-temen kampus banyak yang tertarik membangun kerja sama pemilu dengan KPU."

Baca juga: Terbitkan 126 Juta Sertifikat Tanah Rakyat Jadi Target Pertama Hadi Tjahjanto Sebagai Menteri ATR

"Untuk topik ini, menugaskan mahasiswa menjadi anggota KPPS bertugas di TPS-nya masing-masing," kata Hasyim saat berbincang dengan News Vice Director Tribun Network Domu D Ambarita, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Nantinya, para mahasiswa bisa bergabung menjadi KPPS sesuai domisili di KTP. Sebab, ketentuan UU Pemilu mengatur demikian.

Hasyim menjelaskan, ada keuntungan dari kedua pihak dalam kerja sama ini. Dari sisi mahasiswa, mereka bisa mendapat pengalaman kepemiluan secara langsung.

Baca juga: Waketum Partai Gerindra: Koalisi Mirip Jodoh, Jadi Atau Tidak Tergantung Yang Maha Kuasa

Para mahasiswa yang kerap mengkritisi penyelenggaraan pemilu, juga bisa merasakan situasi di lapangan.

"Dan juga sisi lain, temen mahasiswa yang kritis-kritis, kalau kemudian kemarin mengkritisi pemilu, nanti bisa tahu sendiri situasi di lapangannya belajar berpolitik ya, tapi bukan sebagai kontestan," papar Hasyim.

Sedangkan dari sisi penyelenggara pemilu, KPU akan mendapat suntikan anak muda yang punya semangat, tenaga, dan pendidikan baik.

"Di sisi lain, kami di KPU, mendapatkan suntikan tenaga yang fresh, anak-anak muda, well edu campaign, dan tugasnya di kampung halamannya masing-masing. Karena anggota KPPS kan harus sesuai KTP," beber Hasyim. (Danang Triatmojo)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved