Penipuan

Catut Nama Wakapolres Jakarta Barat, 2 Napi Minta Uang ke Sejumlah Pengusaha

Joko menjelaskan para pelaku mendapatkan kontak pengusaha-pengusaha tersebut berdasarkan penelusuran di Google.

Istimewa
Napi yang catut nama Wakapolres Jakarta Barat untuk minta uang ke pengusaha 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dua orang nara pidana (napi) penghuni salah satu lapas berinisial SE dan MR, melakukan penipuan dengan modus mengatasnamakan Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Bismo Teguh Prakoso. 

Kedua pelaku mengedit data Wakapolres yang dulu pernah menjabat sebagai Kapolres di Ciamis dan Majalengka.

Dari sana, mereka meminta uang kepada sejumlah pengusaha di Ciamis dan Majalengka.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan, kedua pelaku yang masih berstatus tahanan di salah satu lapas tersebut, melakukan penipuan dengan mengatasnamakan Wakapolres. 

"Jadi kedua orang ini mengedit data Wakapolres dengan mengambil foto dan data dari Google. Kemudian diedit seakan-akan itu benar Wakapolres. Mereka edit dengan menggunakan aplikasi," ujar Joko, Kamis (16/6/2022).

Keduanya kemudian meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha yang ada di  Ciamis dan Majalengka.

Baca juga: Raup Untung Ratusan Juta, Pelaku Penipuan di Kelapa Gading Keranjingan Judi Online

Joko menjelaskan para pelaku mendapatkan kontak pengusaha-pengusaha tersebut berdasarkan penelusuran di Google.

Mereka kemudian berkomunikasi dengan korban lewat chat WhatsApp dengan mengaku sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat. 

"Salah satu percobaan penipuan yang mereka lakukan yaitu dengan mencoba membohongi pengusaha tenda," ujar Joko.

Baca juga: Bantah Lakukan Penipuan dan Penggelapan, PT Konsumen Perumahan Nasional Ambil Langkah Hukum

Joko mengatakan, kedua pelaku mengaku kepada pengusaha tenda tersebut bahwa ada kelebihan uang yang telah ditransfer ke rekening pengusaha tenda.

Padahal, fakta sesungguhnya adalah Wakapolres Metro Jakarta Barat tidak pernah menyewa tenda ataupun mentransfer sejumlah uang.

Baca juga: Waspada, Penipuan Tiket Pesawat Online, Ini Akun Instagram Pelakunya

Setelah melakukan pengecekan, para korban melihat tidak ada sama sekali uang transferan yang masuk, meski diklaim para pelaku ada kelebihan uang transfer.

"Pelaku juga sempat pesan tenda dengan modus kelebihan transfer, kemudian si korban (pengusaha tenda) disuruh mengembalikan uang. Jadi mereka pancing dengan mengirim bukti transferan uang yang disebut kelebihan transfer itu," ujar Joko.

Baca juga: Sudah Inkracht di Tingkat MA, Alvin Lim Klaim Tak Bersalah dalam Kasus Penipuan

Joko menginformasikan, mereka pernah meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha lainnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved