Senin, 13 April 2026

Buruh Demo

Waspada saat Melintasi Gedung DPR/MPR, 2.000 Massa Buruh akan Padati Gedung DPR/MPR

Massa buruh kembali menyambangi Gedung DPR/MPR untuk menyarakan tekanan hidup, Rabu (15/6/2022). Karena itu pengendara harus waspada.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
hilman kamaludin/tribun jabar
Ilustrasi - Ribuan buruh hendak berangkat ke gedung DPR/MPR untuk 'menguasai' gedung wakil rakyat itu menyuaraka tekanan hidup yang makin berat, Rabu (15/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, Polda Metro Jaya siap memberikan pengamanan saat unjuk rasa buruh di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Rabu (15/6/2022) siang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pihaknya sudah mendapat surat pemberitahuan dari perwakilan aksi unjuk rasa.

Baca juga: Aturan Baru Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Penulisan Nama Anak Dilarang Disingkat

Menurutnya, sekira 2.000 massa akan mengepung gedung DPR RI untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

"Kemudian dari Polda Metro Jaya kita tentunya sudah menyiapkan juga kekuatan personel," ujarnya. 

Zulpan mengaku, ribuan aparat gabungan sudah dikerahkan ke lokasi unjuk rasa guna mengawal jalannya aksi penyampaian aspirasi.

Ia mengimbau kepada massa aksi agar menyampaikan pendapat secara tertib dan tidak melawan hukum yang telah ditentukan.

Karena pihaknya bisa memproses secara hukum apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh peserta aksi.

Baca juga: IKAPPI Meyakini Pemerintah tak Berani Menghapus Minyak Goreng Curah, Karena Komoditas Rakyat Bawah

"Polda Metro Jaya siap mengamankan dan mengawal pelaksanaan unjuk rasa hari ini," tegasnya.

Jebolan Akpol 1995 ini tidak menyebutkan jumlah personel yang diterjunkan tapi ia memastikan melebihi peserta yang hadir unjuk rasa.

"Iya kekuatan massa diperkirakan 2.000 ada pemberitahuan ke kita, kekuatan kepolisian lebih dari pada itu, baik yang terbuka maupun tertutup," jelasnya.

Baca juga: Mardani Ali Sera Minta Presiden Jokowi Atasi Kenaikan Harga Sembako, Ketimbang Reshuffle Kabinet

Sebelumnya, Partai Buruh bakal menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (15/6/2022).

Sejumlah tuntutan sudah disiapkan oleh Partai Buruh seperti meminta revisi Undang-undang PPP, menolak Omnibuslaw Cipta Kerja, menolak masa kampanye yang hanya 75 hari.

Karena masa kampanye seharusnya dilakukan selama sembilan bulan sesuai dengan Undang-undang.

Ilustrasi demo buruh.
Ilustrasi demo buruh. (Grid.Id)

Kemudian, para buruh meminta agar pemerintah mengesahkan RUU PPRT dan menolak liberalisasi pertanian melalui WTO.

Menanggapi adanya aksi itu, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan rangkaian pengamanan di kawasan DPR RI.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya menerjunkan ratusan personel di lokasi unjuk rasa buruh.

"Kurang lebih sekira 120 personel yang kami kerahkan," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved