Belanja Online

Kementerian Keuangan Bakal Menarik Bea Materai Rp 10.000 untuk Belanja Online di Atas Rp 5 Juta

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan bakal menarik materai Rp 10.000 untuk pembeli dengan platform digital termasuk belanja online.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Sigit Nugroho
Shutterstock
Ilustrasi belanja online. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan bakal menarik materai Rp 10.000 untuk pembeli dengan platform digital termasuk belanja online.

Kebijakan itu berlaku untuk transaksi pembelian di atas Rp 5 juta.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neilmaldrin Noor mengataan bahwa aturan ini tertuang dalam Undang-Undang nomor 10 tahun 2020 tentang Bea Materai.

Baca juga: Begini Rincian Lengkap Kenaikan Bea Materai untuk Tagihan Kartu Kredit Diatas Rp 5 Juta

Baca juga: DPR Sahkan UU Bea Materai, Mulai Berlaku 1 Januari 2021

Baca juga: Inspiratif! Bel Rumah Ini Cocok Buat yang Suka Belanja Online, Ada Suara COD

"Mengenai bea meterai yang akan dikenakan terhadap dokumen pada transaksi e-commerce.Secara umum diatur dalam UU Bea Materai," kata Neilmaldrin Noor, Selasa (14/06/2022)

Neilmaldrin Noor menjelaskan bahwa segala pertimbangan telah dilakukan oleh DJP sebelum menetapkan pengenaan bea meterai Rp 10.000 untuk dokumen transaksi di e-commerce.

BERITA VIDEO: Jokowi Masih Jengkel Pernah Dikibuli BUMN 5 Tahun Lalu

"Terkait potensi dan risiko atas memberikan biaya bea meterai juga telah menjadi pertimbangan DJP dalam meluncurkan ketentuan ini," ujar Neilmaldrin Noor.

Sementara itu, pembahasan terus didiskusikan untuk menentukan syarat dan ketentuan yang akan ditambahkan dalam pengenaan bea materai.

"Masih terus kita bicarakan untuk menentukan mekanisme pemeteraian agar bisa memenuhi persyaratan sebagai dokumen perjanjian yang terutang pada bea meterai," terang Neilmaldrin Noor.

Untuk pengenaan bea meterai, transaksi digital berlaku untuk dokumen dengan nilai pembelian di atas Rp 5 juta.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved