Ajak Masyarakat Lawan Wacana Jokowi Tiga Periode, Masinton Pasaribu: Turun, Penuhi Jalanan!

Menurutnya, harus ada kepastian kepada generasi yang akan datang dalam mengelola negara.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
MASINTON Pasaribu 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Politkus PDIP Masinton Pasaribu mengajak semua pihak menolak wacana Presiden Joko Widodo.(Jokowi) tiga periode.

Wacana tersebut muncul kembali. Teranyar, Projo ikut menggalakkan wacana Jokowi tiga periode.

"Reformasi tahun 97, puncaknya 98, dengan segenap pengorbanan bisa, bahkan raga."

Baca juga: Bagikan Bonus Atlet SEA Games 2021, Jokowi: Kirim Enggak Usah Banyak-banyak, tapi Hasilnya Meningkat

"Jadi kalau datang dari kekuasaan ide tiga periode, itu benar-benar tidak mengerti reformasi dan demokrasi,” kata Masinton dalam diskusi publik bertajuk 'Bangkit dari Kubur Jokowi 3 Periode' di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (12/6/2022).

Menurut Masinton, ide tiga periode harus dilawan semua pihak, termasuk mahasiswa dan pemuda harus turun ke jalan.

"Maka kita harus lawan, ide tiga periode ini harus kita lawan kawan-kawan mahasiwa, anak-anak muda, keluar ke jalan, tinggalkan buku, tinggalkan tas, turun ke jalan."

Baca juga: Boyamin Saiman Ungkap Perbandingan Gaji Jaksa Agung dan Pimpinan KPK, Selisih Rp65 Juta

"Anak-anak muda yang di dalam gang tinggalkan sejenak, turun ke jalan, kaum profesional yang hilir mudik di jalan turun, hentikan kendaraan sejenak dan bunyikan klakson dan tolak kekuasaan absolut tiga periode," tutur anggota Komisi XI DPR itu.

Masinton menekankan, tidak ada kekuasaan yang semena-mana.

Menurutnya, harus ada kepastian kepada generasi yang akan datang dalam mengelola negara.

Baca juga: Peluang Tiga Periode Sangat Kecil, Projo Usul Jabatan Jokowi Ditambah Jadi Dua Setengah Tahun

"Kalau sekarang minta tiga periode, apa ada jaminan nanti enggak akan minta empat periode?"

"Beri kepastian, maka kita harus berikan kepastian, baik generasi saat ini maupun yang akan datang."

"Penuhi jalanan bila tiga periode dipaksakan. Sudah jelas rambu-rambu itu."

"Kalau datang dari kekuasaan dan dikemas dalam aspirasi, itu bukan aspirasi, itu tirani," tegasnya. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved