Breaking News:

Pemilu 2024

Suhu Politik Biasanya Naik Saat Tahapan Pemilu Dimulai, Termasuk Hubugan KPU dengan Bawaslu

Afifuddin menyebut, ketika tahapan Pemilu Serentak 2024 dimulai, umumnya suhu perpolitikan berangsur naik.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Salah satu tahapan yang biasa membuat hubungan KPU dengan Bawaslu bergesekan, adalah ketika ada pihak yang tak puas dengan proses pendaftaran dan verifikasi parpol peserta Pemilu 2024. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Salah satu tahapan yang biasa membuat hubungan KPU dengan Bawaslu bergesekan, adalah ketika ada pihak yang tak puas dengan proses pendaftaran dan verifikasi parpol peserta Pemilu 2024.

Hal itu dikatakan oleh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mochammad Afifuddin, dalam diskusi di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Kamis (9/6/2022).

"Saya ingin menyampaikan, bahwa salah satu tahapan yang biasanya membuat hangat hubungan kita di KPU dan Bawaslu itu, adalah para pihak yang tidak menerima atau tidak puas dengan proses pendaftaran," ungkap Afifuddin.

Baca juga: Waketum PPP: Parpol Tak Ingin Ambil Orang Jadi Capres Hanya karena Surveinya Tinggi dan Ada Pemodal

Berdasarkan rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024, jadwal pendaftaran dan verifikasi parpol peserta Pemilu 2024 akan dimulai pada 29 Juli-13 Desember 2022.

Afifuddin menyebut, ketika tahapan Pemilu Serentak 2024 dimulai, umumnya suhu perpolitikan berangsur naik.

Suhu perpolitikan tersebut bisa hangat, tiba-tiba dingin, dan kemudian panas kembali.

Baca juga: Kampanye Pemilu 2024 Cuma 75 Hari, Bekas Ketua Bawaslu: Kayak Kejar Tayang

"Bahwa begitu tahapan dimulai, diketok, itu suhu berangsur naik gitu, kehangatan terasa."

"Kadang-kadang mendadak dingin, panas lagi, nah, ini teman-teman Komisi II hafal dan sudah membayangkan situasi itu," ucap Afifuddin.

Pemungutan suara Pemilu dan Pilkada berlangsung pada 14 Februari 2024 dan 27 November 2024.

Baca juga: Bentuk Poros Ketiga Bersama PKB, Sekjen PKS: Tembok Berlin Kita Pecahkan

Pemilu serentak akan menggelar 33 Pemilihan Gubernur dan 514 pemilihan Bupati serta Wakil Bupati dan Walikota serta Wakil Walikota.

Tahapan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 akan dimulai pada 14 Juni 2022. (Danang Triatmojo)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved