Konsisten Beri Solusi Pembiayaan UMKM, Pegadaian Segera Salurkan KUR Syariah hingga Rp10 juta

Pegadaian akan menyalurkan KUR Syariah dengan pinjaman sampai dengan Rp10 juta dengan biaya modal 6 persen setahun.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Webinar “UMKM Siap Eksis di Pasar Global” yang digelar di The Gade Coffee Sarinah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — PT Pegadaian terus berkomitmen untuk membantu pelaku UMKM naik kelas melalui produk dan layanan yang diberikan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dalam webinar “UMKM Siap Eksis di Pasar Global” yang dilaksanakan di The Gade Coffee Sarinah, Rabu (8/6/2022) lalu.

Webinar itu dibuka Direktur Pusat Investasi Pemerintah Ririn Kadariyah sebagai keynote speaker.

Dalam webinar tersebut Dirut Pegadaian, Damar Latri Setiawan tampil sebagai narasumber bersama Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, M. Riza Damanik serta Pengamat Koperasi dan UKM, Agus Muharram.

Ririn Kadariyah mengatakan bahwa ekspor UMKM saat ini baru mencapai 15,69 persen.

Baca juga: Pegadaian Beri Kemudahan, Emas Seberat 3,5 Gram Bisa Dapat Pinjaman untuk Naik Haji

Pencapaian ini masih lebih rendah dibandingkan Thailand 29 persen, Singapura 41 persen dan Tiongkok 60 persen.

“Pemerintah menargetkan, ekspor produk UMKM tahun 2024 meningkat jadi 17 persen. Oleh karena itu perlu kerja sama semua pihak untuk berperan aktif mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya,” tuturnya. 

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa Pegadaian terus konsisten memberikan solusi pembiayaan kepada pelaku usaha UMKM melalui produk yang berbasis gadai maupun fidusia.

Dalam waktu dekat Pegadaian juga akan menyalurkan KUR Syariah dengan pinjaman sampai dengan Rp10 juta dengan biaya modal 6 persen setahun.

Baca juga: Hasil Survei 12.000 Responden, Pegadaian Raih Penghargaan Brand Populer 2022

“Penyaluran KUR Syariah ini merupakan salah satu solusi pembiayaan yang sangat kompetitif untuk para pelaku usaha mikro. Hal ini membuktikan komitmen Pegadaian sesuai dengan tagline Mengatasi Masalah Tanpa Masalah. Saya ingin masyarakat Ingat UMKM Ingat Pegadaian,” ungkap Damar Latri Setiawan dalam pernyataan resminya.

Sementara itu Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, M. Riza Damanik mengatakan bahwa untuk bisa eksis di pasar global, pelaku UMKM harus mempunyai daya juang yang tangguh dan konsisten dalam menyediakan produk yang berkualitas.

“Selain Tangguh dan konsisten, pelaku UMKM juga harus disiplin dalam melakukan pencatatan secara akuntansi. Antara transaksi bisnis dengan transaksi pribadi harus dipisahkan dengan disiplin. Jika hal ini dilakukan, saya yakin para pelaku UMKM akan berkembang dengan pasar yang lebih luas,” terangnya.

Sedangkan Pengamat Koperasi dan UKM  Agus Muharram menyampaikan bahwa institusi jasa keuangan, media massa dan pelaku UMKM harus berkolaborasi agar UMKM semakin maju dan berkembang.

“Industri jasa keuangan seperti Pegadaian harus memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau. Sementara itu media massa mempunyai peran penting dalam menyebarkan informasi tentang produk-produk unggulan yang dihasilkan. Tidak hanya itu, pelaku UMKM juga harus mampu mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk memasarkan produk mereka di pasar global,” bebernya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved