Sabtu, 2 Mei 2026

Vaksinasi Covid19

Begini Strategi BIN Kawal Penurunan Kasus Covid-19 di Jogja

Penguatan kekebalan komunal masyarakat dilakukan dengan menggenjot pemberian dosis booster sehingga rasionya mendekati capaian dosis primer

Tayang:
Editor: Ahmad Sabran
HO
Vaksinasi Booster digelar BIN di DIY 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengambil langkah mitigasi dengan terus menggencarkan kegiatan vaksinasi dosis booster.

"Pelonggaran dalam pelaksanaan PPKM harus kita kawal dengan penguatan kekebalan komunal di tengah masyarakat. Dengan demikian, kebijakan pelonggaran tersebut dapat berjalan dengan baik dan tidak menjadi titik balik melonjaknya kasus Covid-19 lagi," ujar Kepala BIN Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen Andry Wibowo, Rabu (8/6/2022).

Penguatan kekebalan komunal masyarakat, lanjut Andry Wibowo, dilakukan dengan menggenjot pemberian dosis booster sehingga rasionya mendekati capaian dua dosis primer.

Strategi yang digunakan tetap dengan vaksinasi jemput bola atau door to door karena memang telah terbukti efektif menggalang keterlibatan masyarakat.

Baca juga: Survei Teranyar Poltracking: Elektabilitas Ganjar Pranowo Atasi Prabowo Subianto dan Anies Baswedan

"Kita terus berupaya mendekatkan titik layanan ke warga agar mereka dengan mudah bisa menjangkau tempat-tempat vaksinasi massal. Upaya tersebut merupakan bentuk mitigasi resiko terhadap penyebaran virus Covid-19 yang sekarang terus melandai namun masih tetap ada," lanjut Kabinda Yogyakarta.

Di pekan pertama Juni ini, pelayanan vaksinasi antara lain dibuka di Kantor Kelurahan Sinduharjo Sleman, Klinik Mediska Kota Jogja, Sleman City Hall, Puskesmas Wates Kulon Progo, serta di Sentra Vaksinasi Dinas Kesehatan Provinsi DIY.

Jenderal bintang satu itu mengungkapkan, kekebalan komunal sudah bisa dicapai dengan vaksinasi dosis primer, namun perlu disusul dengan dosis booster agar kualitasnya terus meningkat dan bertahan lebih lama.

Baca juga: Berdiri di Atas Saluran Aliran Air, Ratusan Bangunan di 4 Kecamatan Jakarta Pusat Bakal Ditertibkan

“Masyarakat tetap harus memiliki kekebalan komunal yang memadai sekalipun kebijakan PPKM mulai dilonggarkan agar dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya,

Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan tren kasus harian juga meningkat sebanyak 10 persen.

“Pada kasus aktif harian terjadi kenaikan 328 atau 10 persen dari kasus aktif tanggal 2 juni 2022, yaitu 3.105 menjadi 3.433 kasus aktif harian,” kata Wiku Adisasmito dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (8/6/2022).

“Hal ini penting untuk diwaspadai, mengingat selama kurang lebih 3 bulan berturut-turut sejak gelombang Omicron, kita berhasil mempertahankan kasus agar tetap stabil,” ujarnya.

Dia merinci, provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi di antaranya Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 45 persen, Banten sebanyak 38 persen, Jawa Timur 37 persen, DKI Jakarta 30 persen, dan Jawa Barat 18 persen.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat 31 Persen dalam Tiga Pekan Terakhir, Yogyakarta Tertinggi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved