Anak Usaha MMS Group Indonesia, Teken Kontrak Pasok Batubara ke Malaysia 3 Juta Ton Per Tahun

MHU menjadi salah satu dari pemasok utama batu bara ke pemerintah Malaysia dengan kontrak selama 3 tahun.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Anak usaha MMS Group Indonesia (MMSGI), PT Multi Harapan Utama (MHU), resmi menjadi pengekspor batubara ke Malaysia. Penandatanganan kontrak dilakukan bersama enam perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. MHU diwakili oleh Edmund Tan selaku Division Head Marketing Trading and Logistics MMSGI. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Anak usaha MMS Group Indonesia (MMSGI), PT Multi Harapan Utama (MHU), kembali mendukung pemerintah dalam sektor batubara nasional.

Rutin memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation (DMO), MHU menjadi salah satu dari pemasok utama batubara ke pemerintah Malaysia dengan kontrak selama 3 tahun.

Keterangan resmi yang diterima Wartakotalive.com menyebutkan, total volume kontrak batu bara yang disuplai kepada Malaysia lebih dari 21 juta ton dengan nilai USD 3 milyar.

Sekitar 65 persen dari total volume tersebut disuplai oleh perusahaan batu bara Indonesia dimana MHU sendiri mensuplai 3 juta ton batu bara per tahun.

Penandatanganan kontrak yang difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan Indonesia ini dilakukan dalam rangka peningkatan hubungan dagang antara Indonesia dengan Malaysia.

Baca juga: Ekspor Suzuki XL7 Meningkat 30 Persen dalam Empat Bulan Pertama Tahun 2022

Selama ini, Indonesia merupakan pengekspor batubara terbesar kepada Malaysia. 

Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan bersama enam perusahaan batu bara terbesar di Indonesia antara lain MHU, Adaro, Indominco, Bayan, Berau Coal dan KPUC.

MHU diwakili oleh Edmund Tan selaku Division Head Marketing Trading and Logistics MMSGI.

Pertemuan ini dilaksanakan pada Jumat (27/5/2022) lalu di Kantor Kementerian Perdagangan Indonesia.

Pertemuan itu dihadiri Menteri Tenaga dan Sumber Asli Malaysia Datuk Seri Takiyuddin bin Hassan, Chairman dan Presiden TNB Nasional Berhad Sdn., Wakil Menteri Perdagangan Indonesia Jerry Sambuaga serta Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional dan Atase perdagangan Indonesia untuk Malaysia.

Baca juga: Ekspor CPO Dibuka Lagi, Pemerintah Bakal Cabut Subsidi Minyak Goreng Curah pada 31 Mei 2022

Sebagai informasi, PT Multi Harapan Utama selalu taat dalam memenuhi kewajiban DMO, bahkan melebihi kuota 25 persen produksi pada tahun 2021 (c. 38 persen) dan Q1 2022 (c. 35 persen).

Selain itu MHU pada tahun lalu juga berpartisipasi dalam kontrak strategis ekspor batu bara Indonesia dan China dengan total nilai ekspor sebesar USD 1.5 milyar. 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved