Pemilu 2024

Pengamat Menilai AHY Sudah Membuka Jalan Antara Partai Nasdem dengan Partai Demokrat

Pengamat meyakini pertemuan pucuk-pucuk pimpinan Partai Demokrat dan Partai Nasdem pada Minggu (5/6/2022) itu bukan hanya sekadar silaturahmi

Kompas TV
Surya Paloh dan SBY bertemu untuk Pemilu 2024 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pertemuan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengundang banyak spekulasi.

Secara resmi, Partai Demokrat menyatakan ini kunjungan balasan setelah Surya Paloh menyempatkan diri menjenguk SBY saat menjalani prosedur medis di Rochester, Amerika Serikat, pada Desember 2021 lalu.

Tapi pengamat meyakini pertemuan pucuk-pucuk pimpinan Partai Demokrat dan Partai Nasdem di Menara Nasdem pada Minggu (5/6/2022) itu bukan hanya sekadar silaturahmi.

Apalagi pertemuan ini hanya sehari setelah silaturahmi nasional Partai Golkar, PPP dan PAN yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu pada Sabtu (4/6/2022).

Baca juga: Soal Peluang AHY di Pilpres 2024, Partai Demokrat: Kami Serahkan kepada Rakyat

"Ingat Pak SBY sudah menyatakan mengundurkan diri dari day to day politics dan sudah menegaskan tidak ada matahari kembari di Partai Demokrat," kata Bobby Darmanto dari Pusat Kajian Publik Pemerintah (Puskappi).

"Jadi kalau beliau (SBY) sampai turun gunung pastilah ada sesuatu yang istimewa. Pak SBY dan pak Surya sudah puluhan tahun malang melintang dalam panggung politik Indonesia sejak era Orde Baru," ujarnya.

Menurut dia pertemuan di Nasdem Tower ini pasti sudah dikalkulasi dengan baik, termasuk mengapa SBY yang datang ke tempat Nasdem dan mengapa Surya Paloh menerima dengan hangat hingga berjam-jam.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Yudhoyono mengucapkan HUT Partai Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Yudhoyono mengucapkan HUT Partai Demokrat (instagram @agusyudhoyono)

"Pak SBY datang karena bagaimanapun juga persahabatan lamanya dengan Pak Surya akan membuat komunikasi makin nyaman tapi dengan mendatangi Nasdem Tower, SBY mengisyaratkan dirinya tidak ingin berperan menonjol dalam percaturan koalisi politik ini," ungkap Bobby.

Menurut dia hadirnya AHY mengisyaratkan bahwa dia yang membuka jalan untuk pertemuan kedua tokoh bangsa ini.

"Ini mengingat akhir Maret lalu, AHY menemui Surya di Nasdem Tower. Dengan kata lain, AHY-lah yang menjadi playmaker," ujarnya.

Merujuk pada kunjungan AHY ke berbagai tokoh nasional dan selalu diterima dengan baik, Bobby meyakini AHY bahkan bisa menjadi playmaker dalam percaturan politik membentuk koalisi partai-partai politik saat ini.

Baca juga: Sekjen PKS: Pak Muhaimin, Anies, Sandi, AHY, Kalau Dilamar Jangan Kaget, Moga-moga Ada Jodoh

Bobby menyimpulkan Poros Demokrat-Nasdem bisa menjadi alternatif baru yang segar, yang lebih merefleksikan semangat perubahan, ketimbang kombinasi partai Orde Baru seperti Golkar dan PPP, atau rezim partai status quo seperti PDIP dan Gerindra.

"Bisa di]ahami jika kemudian PKS akan bergabung dengan poros Demokrat-Nasdem ini, dengan sama-sama mengusung semangat perubahan dan perbaikan atas kesulitan-kesulitan yang ditanggung masyarakat pada saat ini. Ketiga partai ini sudah cukup memenuhi syarat ambang batas Presiden 20 persen," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved