Ibadah Haji

Calon Haji Meninggal di Madinah, Kemenag Bekasi Pastikan Semua Sudah Diperiksa Kesehatannya

saat ini sudah ada 405 calon haji yang sudah diberangkatkan dari Embarkasi Jakarta-Bekasi dan sudah berada di Arab Saudi.

Wartakotalive/Joko Supriyanto
Ratusan calon haji mulai berdatangan ke Asrama Haji Embarkasi Bekasi Jumat (3/6) pagi. Ratusan calon haji ini merupakan kloter pertama dari Jawa Barat asal Kabupaten Subang. 

Calon Haji Asal Kota Bekasi di Arab Saudi Dipastikan Dalam Kondisi Sehat

WARTAKOTALIVE.COM,BEKASI -  Beberapa waktu lalu, seorang calon haji kloter pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, bernama Suhati (64) meninggal dunia di Bandara Mandinah, setelah setempat mengeluh sakit.

Lalu bagaimana kondisi calon haji meninggal dari Kota Bekasi.

Apalagi saat ini sudah ada 405 calon haji yang sudah diberangkatkan dari Embarkasi Jakarta-Bekasi dan sudah berada di Arab Saudi.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Bekasi, Sri Siagawati mengatakan sudah kloter 4 yang diberangkatkan pada Minggu (5/6) beberapa waktu lalu.

Kini para calon haji asal Kota Bekasi itu sudah berada di Madinah.

"Yang kota Bekasi Alhamdulillah mereka dalam keadaan sehat walafiat, tadi pagi saya sudah konfirmasi ke ketua kloternya, dan mereka sudah mulai melakukan shalat subuh arbain di masjid Nabawi," kata Sri Siagawati, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Mary Liziawati Berpesan, Jemaah Haji yang Miliki Komorbid Menjaga Pola Makan agar Ibadah Sukses

Diungkapkan oleh Sri, terkait pemeriksaan kesehatan kepada calon haji yang sudah berada di Arab Saudi.

Dalam pelaksanaan haji, para calon haji akan didampingi oleh tim kesehatan.

Bahkan tim medis dari Arab Saudi pun juga biasanya ikut serta memantau kesehatan jemaah.

"Jadi biasanya selama di Madinah mereka akan divisitasi 2 kali, kan mereka hampir 8,5 hari. Insyaallah itu akan dipantau terus oleh petugas kloter dalam hal ini TKHI, baik dokter maupun paramedisnya," katanya.

Sementara itu, pihaknya juga mengingatkan kepada para calon haji asal Kota Bekasi yang belum berangkat ke Arab Saudi, untuk selalu menjaga kesehatannya. Sehingga ketika melaksanakan haji, dapat berjalan dengan baik.

"Yang terpenting, jemaah semakin memaksimalkan kesehatannya, baik juga untuk kualitas ibadahnya untuk dijaga," ucapnya. 

Baca juga: Kantor Imigrasi Jaktim Layani Pemeriksaan Dokumen Calon Jemaah Haji di Asmara Haji Pondok Gede

Sebelumnya, dikutip Wartakotalive.com, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ahmad Abdullah mengatakan ada satu jemaah haji asal Indonesia. 

Jemaah haji yang meninggal itu berasal dari Jakarta. Jemaah berusia 64 tahun tersebut meninggal dunia seusai tiba di Madinah.

"Jemaah tersebut bernama Suhati Rahmat Ali binti H Rahmat dengan Nomor Paspor C6495065 dan berusia 64 tahun. Almarhumah tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) pertama Embakasi Jakarta-Pondok Gede (JKG1)," kata Ahmad Abdullah dalam keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur yang dikutip dari laman resmi Kemenag.go.id, Minggu (5/6/2022).

Ahmad menerangkan bahwa teruntuk jemaah haji secara keseluruhan yang meninggal di Arab Saudi nantinya akan dibadahhajikan.

"Mari kita doakan, semoga almarhumah wafat dalam keadaan khusunul hatimah dan ibadahnya diterima Allah SWT, aamiin," ujar Ahmad. (JOS)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved