Jemaah Haji

Seorang Jemaah Haji Berusia 64 Tahun yang Berasal dari Jakarta Meninggal Dunia Saat Tiba di Madinah

Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ahmad Abdullah mengatakan ada satu jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia di Madinah.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Rendy Rutama Putra
Keadaan Gedung Asrama Haji, Jakarta Timur, pada Kamis (2/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA TIMUR - Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ahmad Abdullah mengatakan ada satu jemaah haji asal Indonesia.

Jemaah haji yang meninggal itu berasal dari Jakarta.

Jemaah berusia 64 tahun tersebut meninggal dunia seusai tiba di Madinah.

"Jemaah tersebut bernama Suhati Rahmat Ali binti H Rahmat dengan Nomor Paspor C6495065 dan berusia 64 tahun. Almarhumah tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) pertama Embakasi Jakarta-Pondok Gede (JKG1)," kata Ahmad Abdullah dalam keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur yang dikutip dari laman resmi Kemenag.go.id, Minggu (5/6/2022).

Baca juga: Satu Jemaah Haji Asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Tiba di Madinah

Baca juga: Mary Liziawati Imbau Calon Jemaah Haji Jaga Kesehatan, tak Mau Kejadian 2019 Terulang

Baca juga: Pemkot Tangerang Lepas 389 Jemaah Haji Kota Tangerang 2022 Kloter Pertama

Ahmad menerangkan bahwa teruntuk jemaah haji secara keseluruhan yang meninggal di Arab Saudi nantinya akan dibadahhajikan.

"Mari kita doakan, semoga almarhumah wafat dalam keadaan khusunul hatimah dan ibadahnya diterima Allah SWT, aamiin," ujar Ahmad.

Selain itu, Kementerian Agama juga akan selalu mengupdate data terkait kondisi situasi jemaah haji Indonesia, baik yang sudah di tanah suci maupun masih di Tanah Air, dan nantinya akan rutin digelar secara bertahap melalui konferensi pers di Asrama Haji.

BERITA VIDEO: Truk Bermuatan Berat Terguling dan Menipa Mobil

Hal tersebut dibuktikan wartakotalive.com ketika ingin mewawancarai staff Asrama Haji terkait hal ini, namun kerap diarahkan untuk mencari informasi ke pihak yang berwenang.

“Pemerintah hanya akan merilis data jemaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate of dead) dari pihak berwenang,” jelas Abdullah.

Abdullah menerangkan, pihaknya meminta kepada seluruh jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan dan ikuti wajib terkait prokes yang ketat

“Jemaah haji kami harap selalu menerapkan protokol kesehatan, makan dan minum tepat waktu dan beristirahat yang cukup,” tutupnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved