Pemilu 2024

Rapat Bahas Pemilu 2024 Pekan Lalu Batal karena KPU Temui Jokowi, Komisi II DPR: Mana Lebih Penting?

Penyebabnya, kata Gaus, kegiatan membahas persiapan Pemilu 2024 antara KPU dan Komisi II DPR, terkesan molor.

Editor: Yaspen Martinus
dpr.go.id
Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus mengungkapkan kekecewaannya kepada komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam rapat dengar pendapat (RDP), Senin (6/6/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus mengungkapkan kekecewaannya kepada komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam rapat dengar pendapat (RDP), Senin (6/6/2022).

Penyebabnya, kata Gaus, kegiatan membahas persiapan Pemilu 2024 antara KPU dan Komisi II DPR, terkesan molor.

Dia mengatakan, awalnya pada 23 Mei, Mendagri Tito mengirim surat untuk dijadwalkan ulang, sehingga ditetapkanlah tangga 30 Mei sebagai pengganti jadwal rapat sebelumnya.

Baca juga: BNPT: Negara Butuh Regulasi untuk Melarang Semua Ideologi Anti Pancasila

"Tidak ada komunikasi sama sekali ke mana itu KPU yang sudah kita undang jauh-jauh hari."

"Jangan terkesan Komisi II yang mengulur-ulur kegiatan dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2024," kata Gaus dalam rapat.

Politisi PAN itu bahkan sempat berargumentasi dengan Komisioner KPU August Mellaz, dan August mengatakan KPU tak pernah membatalkan RDP dengan Komisi II DPR.

Baca juga: Jangan-jangan Koalisi Indonesia Bersatu untuk Ganjar dan Anies? Zulkifli Hasan: Bisa Juga

"Ini sangat luar biasa. Harusnya kalau tak datang, kirim surat, itu yang elok."

"Kita ini negara, pemerintahan, ada administrasinya. Malah kami di Komisi II yang disudutkan."

"Saya lihat di sekretariat ternyata memang tak ada surat-surat yang dilayangkan untuk pembatalan itu."

Baca juga: Dewan Pengawas KPK Tunggu Penjelasan Tertulis Dirut Pertamina Soal Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli

"Kami semua di sini hadir sampai jam 1 (13.00 WIB), dan saya tak tahu persis ke mana kawan-kawan komisioner ini kenapa tak datang," paparnya.

Barulah diketahui, kata Gaus, saat itu KPU menemui Presiden Jokowi di Istana.

"Padahal mana yang penting? Harus ada skala prioritas yang dibuat, ditentukan, disikapi oleh KPU.

Baca juga: Projo Hadiri Silatnas KIB, Sekjen PDIP: Mereka Relawan, Kecuali Berani Deklarasi Sebagai Parpol

"Kalau roadshow kami tak melarang, tapi kerja prioritas harus jadi perhatian yang sungguh-sungguh."

"Ke depan, prioritaskanlah kepentingan bangsa dan negara yang sangat diharapkan oleh masyarakat, apalagi isu-isu belakangan ini, apakah tiga periode apakah ditunda pemilu, ini bagian yang dipolitisasi, dan sorotannya kepada kami," beber Gaus. (Reza Deni)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved