Rumah Cahaya, Hunian Sehat dan Ramah Lingkungan

Pengembang asal Bandung meluncurkan klaster yang memperhatikan kesehatan keluarga dan keberlanjutan lingkungan seiring perubahan iklim di dunia.

Editor: Suprapto
shutterstock
ILUSTRASI hunian 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Demi mengantisipasi perubahan iklim yang melanda dunia, pengembang asal Bandung WG Property meluncurkan klaster bagi kalangan profesional yang peduli dengan kesehatan keluarga dan keberlanjutan lingkungan.

Klaster itu diberi nama "Rumah Cahaya". CEO WG Property Group, Ronny Gunawan menyebut klaster Rumah Cahaya menjadi bagian dari perumahan Grand Sharon Residence, sebuah kompleks hunian eksklusif di kawasan Bandung Timur, Jawa Barat.

Ronny menyebut sejak beroperasi pada tahun 2010 lalu, 1.300 keluarga telah memilih Grand Sharon Residence sebagai kediaman mereka.

"Klaster yang kami tawarkan merupakan hunian sehat dan ramah lingkungan yang dirancang khusus untuk memaksimalkan pencahayaan alami dari sinar matahari yang penting bagi kesehatan fisik dan mental. Penghuni akan semakin sehat, bersemangat, dan produktif saat beraktivitas di dalam rumah," kata Ronny dalam siaran pers, Minggu (5/6/2022).

Klaster Rumah Cahaya terdiri atas tiga tipe yaitu Anantya, Kaza, dan Levata.

Tipe Anantya merupakan rumah diperuntukkan keluarga baru.

Tipe Kaza terdiri atas dua lantai, dirancang untuk mengoptimalisasi masuknya cahaya matahari sehingga mendukung gaya hidup sehat dan hemat energi.

Sedangkan Tipe Levata adalah hunian mewah dengan tiga kamar tidur.

sempurna untuk keluarga yang sedang bertumbuh.

Setiap rumah, Ronny melanjutkan, dilengkapi taman belakang sehingga keluarga dapat menikmati alam terbuka dalam privasi.

Sport club Grand Sharon Residence juga menyediakan fasilitas olahraga seperti renang, futsal, badminton, hingga kelas yoga yang bisa dinikmati penghuni tanpa perlu keluar kompleks.

Selain itu, perumahan ini dilengkapi area komersil, taman bermain anak, dan fasilitas ibadah. Untuk keamanan dijamin lewat penjaga yang bertugas 24 jam dan sistem keluar satu pintu.

"Hingga kini, penjualan klaster Anantya mencapai 78 persen dan masih terus meningkat. Secara keseluruhan, pencahayaan, desain interior, dan perabotan dirancang sedemikian rupa sehingga hunian terasa lapang dan nyaman," ujarnya.

Menurut Ronny, membeli unit di klaster Rumah Cahaya sekaligus menjadi investasi masa depan.

"Pandemi Covid-19 membuka mata masyarakat akan pentingnya hunian dengan akses cahaya matahari bagi kesehatan. Krisis perubahan iklim semakin menuntut penerapan gaya hidup berkelanjutan yang memaksimalkan penggunaan sumber daya alam bisa diperbaharui dan meminimalisasi penggunaan energi," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved