Pembunuhan

Polisi Tangkap Pembunuh Bayu Samudera dengan Mudah, Karena Meninggalkan Cutter dan Helm

Cinta segitiga sering membutakan pelakunya untuk bertindak kriminal. Seperti yang terjadi pada korban Bayu Samudera yang dibantai mantan kekasihnya.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho soal pembunuhan Bayu Samudera saat ditemui di Mapolda Jumat (3/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Tangerang Kota menangkap pembunuh Bayu Samudera kurang dari 12 jam.

Lelaki 19 tahun itu dibunuh oleh FR yang merasa sakit hati karena kekasihnya berinisial DF sering diajak chek-in di kamar hotel.

Baca juga: Saat Resepsi Pernikahan Eva Celia Cenut-cenut, Dampak Riasan Glamor di Kepala

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, FR diringkus oleh tim gabungan di tempat kerjanya kawasan Kota Tangerang.

"Dia enggak kabur, dia kami tangkap di tempat kerjanya dan si cewek di rumahnya," ujarnya, Sabtu (4/6/2022).

Menurut jebolan Akpol 1997, FR tidak memiliki rasa curiga bakal ditangkap sehingga menjalani hari-hari normal.

Namun demikian, pihaknya baru bisa menangkap lelaki 21 tahun itu setelah identitas korban terungkap oleh penyidik.

Baca juga: Hari Sabtu Ridwan Kamil Ajak Doa Bersama untuk Emmeril Kahn Mumtadz di Gedung Pakuan

"Jadi ketahuan mayat itu 1 Juni pukul 09.00 WIB, malam kami dapat identitas korban dan besok paginya kami tangkap FR serta DF, jadi enggak sampai 24 jam" ucapnya.

Mantan Kapolres Magelang Kota ini menambahkan, FR sengaja menyayat wajah korban untuk menghilangkan identitas Bayu.

Tapi FR justru meninggalkan cutter dan helm di lokasi kejadian, sehingga pihaknya menyelidiki sidik jari pelaku.

Pasangan kekasih ini melakukan hal tersebut secara sadar dan sudah merencanakan pembunuhan beberapa hari sebelum kejadian.

Baca juga: Antusiasme Penonton Formula E Jakarta Membuncah, Rela Antre Sejak Pagi Hari

"Jadi semua dompet diambil sama pelaku, dia datang lagi ke lokasi kejadian bawa cutter untuk memastikan korban tewas dan menyayat wajah serta leher," jelas mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama dengan Polres Metro Tangerang Kota meringkus sepasang kekasih yang membunuh seorang pria Bayu Samudera (19) di Jalan Puri 11 arah masuk pintu tol Karang Tengah, Tangerang Kota.

Korban meregang nyawa setelah mendapatkan luka pukulan sebanyak tiga kali menggunakan dibagian kepalanya menggunakan palu besi yang dipersiapkan sejoli tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, tersangka berinisial FR (21) sebagai eksekutor dan DF (18) perempuan yang membantu mengeksekusi korban.

"Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik," ujarnya Jumat (3/6/2022).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan. (Warta Kota/ Desy Selviany)

Menurut Zulpan, kasus ini terjadi karena DF merasa risih dengan korban yang selalu mengajak berhubungan intim meski sudah ditolak berulang kali.

karena tak mau diganggu terus-menerus, akhirnya wanita 18 tahun itu menceritakan semuanya kepada FR yang merupakan kekasihnya.

Mengetahui hal itu, FR merasa cemburu dan sakit hati karena korban kurang ajar sering mengajak kekasihnya untuk bersetubuh di sebuah hotel.

"Jadi korban ini mantan dari DF dan karena sudah sering diganggu korban akhirnya cerita ke FR," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved