HUT DKI Jakarta

PPSU dan Remaja Jakut Meriahkan HUT ke-495 Jakarta, Lukis Mural Ikonik di Jalan RE Martadinata

Proses penggambaran mural juga berkolaborasi dengan anggota Karang Taruna baik tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan, sampai Kelurahan

freepik.com
Ilustrasi - HUT ke 494 DKI Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM TANJUNGPRIOK -- Tembok pembatas di sepanjang Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), mulai dihiasi mural ikonik khas Ibu Kota. Hal ini dalam rangka memperingati sekaligus memeriahkan Jakarta Hajatan ke-495.

Mural digambar oleh sekelompok masyarakat berbakat dari 31 kelurahan di Jakarta Utara. Gambar yang dibuat para pelukis mural bertema 'Hijaunya Jakarta, Udaranya yang Bersih, dan HUT ke-495 Kota Jakarta'.

Proses penggambaran mural juga berkolaborasi dengan anggota Karang Taruna baik tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan, sampai dengan Kelurahan.

Baca juga: Jelang Pensiun Anies Baswedan Ganti Penamaan HUT Jakarta jadi Hajatan Jakarta

Kasi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Tugu Selatan, Budi Santosa mengatakan pihaknya mengerahkan 10 anggota Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk melukis tembok di Jalan RE Martadinata.

"Anggota yang saya kerahkan di Tugu Selatan 10 orang, untuk menggambar mural di wilayah Jakarta Utara di Jalan RE Martadinata dan menyambut ulang tahun Jakarta ke-495," ucap Budi saat ditemui di lokasi.

Ia juga memilih anggota PPSU yang memang telah memiliki bakat dalam hal melukis. Bakat yang dimiliki anggotanya pun terjadi secara otodidak.

Baca juga: Ini Alasan Gubernur Anies Baswedan Mengawali HUT ke 495 Jakarta di Kepulauan Seribu

Masing-masing pihak kelurahan diberikan kebebasan untuk mengembangkan kreativitasnya namun dengan tema yang sama.

"Temanya idenya dari teman-teman PPSU disatukan jadi bentuk ini kan dari ujung jalan ini juga sudah terlihat sebagian sudah dibuat mural, sebagian yang masih tembok putih nanti akan di air brush jadi akan lebih bagus lagi," jelas Budi.

Budi mengatakan untuk setiap kelurahan dibagi sebanyak 150 meter panjang tembok untuk menggambar mural. Pihaknya, hingga saat ini telah menyelesaikan 50 meter tembok yang dipercantik dengan mural.

"Ini kan dapat 150 meter, Alhamdulillah sekarang sudah dapat 50 meter. Jadi, kurang 100 meter kita akan selesaikan sampai Minggu pun kami terus kerjakan. Kami memulai 24 Mei sampai akhir bulan ini. Karena hajatnya Pemprov DKI kita mendukung terus," ungkap Budi.

Baca juga: Puncak HUT DKI Digelar di JIS, Tujuannya Biar Warga Tahu Stadion Megah Itu Dibangun di Masa Anies

Pihaknya, kata dia, membuat mural bergambar HUT Jakarta dengan simbol angka '495' dan tulisan seperti 'Jakarta Kota Kolaborasi'.

Lalu, terkait dananya sendiri, kata Budi, menggunakan dana dari pihak kelurahan masing-masing.

"Kalau dana memang didukung dari kelurahan masing-masing. Yaitu mau banyak sedikit ya relatif, tergantung memfasilitasinya berapa, kalau secara detailnya saya kurang begitu tahu," ucapnya.

Harapanya, ketika Jakarta telah dicanangkan menjadi kota kolaborasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke depan Jakarta akan tetap maju meski tak menyandang status Ibu Kota.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved