Artis Tersangkut Narkoba

Indonesia Narkotik Watch: Rehabilitasi Pecandu Narkoba Mudah Diberikan Pada Publik Figur dan Pejabat

Ketua Indonesia Narkotik Watch (INW), Budi Tanjung meminta kepada jajaran aparat kepolisian untuk mengevaluasi rehabilitasi terhadap publik figur

Istimewa
Ketua Indonesia Narkotik Watch (INW), Budi Tanjung meminta kepada jajaran aparat kepolisian untuk mengevaluasi rehabilitasi terhadap publik figur atau musisi. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat bukan pertama kali menangkap publik figur dan musisi terkenal di Indonesia.

Sepanjang tahun 2022 ini sudah ada dua musisi yang ditangkap dan menjalani rehabilitasi yaitu Ardhito Pramono dan Muhammad Fauzan Lubis.

Rehabilitasi itu dijalani setelah mendapat hasil rekomendasi dari tim assesment terpadu (TAT) dari Polisi, Kejaksaan dan BNNP DKI.

Ketua Indonesia Narkotik Watch (INW), Budi Tanjung meminta kepada jajaran aparat kepolisian untuk mengevaluasi rehabilitasi terhadap publik figur atau musisi.

Selama ini proses rehabilitasi tidak dilakukan secara transparan karena penyidik tak membeberkan ke publik.

Baca juga: Profil Andrie Bayuadjie Gitaris Kahitna yang Ditangkap karena Kasus Narkoba

"Kami melihat, rehabilitasi ini digunakan oleh oknum-oknum anggota narkoba dan tim TAT sebagai alat bergening, ini sudah jadi rahasia publik," ujarnya saat dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (3/6/2022).

INW menilai, rehabilitasi ini sangat mudah diberikan kepada publik figur, pejabat atau anak pejabat tanpa ada transparansi hasil assesment yang dilakukan.

Jika tidak dibeberkan secara transparansi maka publik akan bertanya-tanya dan menimbulkan asumsi terkait dengan mudahnya mendapatkan hukuman rehabilitasi.

"Publik tidak berfikiran konotatif negatif terhadap pihak kepolisian dalam hal ini Satnarkoba memutuskan yang harus di rehabilitasi," tuturnya.

Menurut lelaki bersuku Batak ini, hal itu perlu dilakukan untuk antisipasi atau mencegah tendensi atau citra negatif terhadap polisi.

Baca juga: Profil Andrie Bayuadjie Gitaris Kahitna yang Ditangkap karena Kasus Narkoba

Mengingat kejahatan narkoba itu sudah sangat luar biasa dan penanganan perlu dilakukan ekstra ordinari.

"Sehingga pihak yang terlibat dalam rehabilitasi ini, tim terpadu benar-benar harus objektif dan tidak ada tekanan pengaruh lain, sehingga bisa memutuskan bisa dirahabilitasi atau tidak," ucapnya.

Sebagai informasi, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kurun waktu lima bulan di tahun 2022 ini sudah tiga kali menangkap musisi atau publik figur yang cukup dikenal oleh masyarakat.

Januari 2022 lalu, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang musisi yang juga pernah bermain film yakni Ardhito Pramono di rumahnya kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved