Sanksi Denda

CATAT, Bakar Sampah Sembarangan Didenda Rp500.000

Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya memberlakukan aturan tersebut supaya masyarakat tidak lagi membakar sampah secara sembarangan.

dok. UPT TPA Galuga
Ilustrasi Tumpukan sampah di TPA Galuga, Bogor. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat memastikan akan memberi sanksi berupa denda Rp500.000 bagi warga yang kedapatan membakar sampah sembarangan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat memastikan akan memberi sanksi berupa denda Rp500.000 bagi warga yang kedapatan membakar sampah sembarangan.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya memberlakukan aturan tersebut supaya masyarakat tidak lagi membakar sampah secara sembarangan.

"Aktivitas bakar sampah itu kan, jadi salah satu penyebab penurunan kualitas udara dan pencemaran lingkungan," ujar Slamet, Kamis (2/6/2022).

Menurut Slamet aturan tersebut telah dibuat oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan diatur dalam Pasal 130 ayat 1B di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah dan Menyebabkan Pencemaran Udara.

Selain itu, Slamet memastikan pihaknya akan memantau secara langsung di pemukiman masyarakat agar tidak ada lagi yang membakar sampah sembarangan.

"Kami juga akan menangani laporan masyarakat yang masuk melalui Citizen Relation Management (CRM) terkait aktivitas bakar sampah sembarangan tersebut," katanya.

Baca juga: Pemkot Jakbar Percantik Kawasan Pecinan Glodok

Slamet mengatakan sebelum menindak tegas, pihaknya akan memberikan peringatan terlebih dahulu.

Apabila tidak diindahkan, katanya, mereka akan didenda Rp500.000.

Baca juga: Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkot Jakbar Jemput Bola Sampah Barang Elektronik Warga

Baca juga: Pemkot Jakbar Gandeng MI Tarbiyah Al-Islamyah Gelar Vaksinasi Anak, 535 Dosis Disiapkan

Baca juga: 70 Warga di Kelurahan Tegal Alur Masih Ada yang Mengungsi, Pemkot Jakbar Penuhi Kebutuhannya

Sejauh ini, menurut Slamet, pihaknya sudah melakukan pemetaan di wilayah mana saja yang warganya sering melakukan aktivitas bakar sampah sembarangan.

Beberapa di antaranya adalah di wilayah Cengkareng, Kalideres dan Kembangan.

"Biasanya di 3 kecamatan itu, karena banyak lahan lahan terbuka untuk membakar sampah," ujar Slamet. (m36)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved