Miris, Ada Anak Membuang Orangtuanya, Mensos Risma: Yang Gagah Perkasa Saat Ini Akan Jadi Lansia

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan perasaan sedihnya. Ia mendapatkan laporan, ada anak yang membuang orangtuanya di tengah jalan.

dok. Kementerian Sosial
Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui sejumlah lansia saat memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-26. Risma sedih mendapatkan laporan, ada anak yang membuang orangtuanya di tengah jalan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan perasaan sedihnya. Ia mendapatkan laporan, ada anak yang membuang orangtuanya di tengah jalan. Orangtua tersebut sudah tergolong lansia dan tidak ada tempat bergantung.

“Saya sedih karena mendapatkan laporan ada lansia yang dibuang oleh anaknya. Dia diturunkan di tengah jalan dan tidak dirawat. Alasannya karena membebani. Lansia bukan beban negara," kata Risma di Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Dalam kunjungannya ke sejumlah daerah, Risma mendapatkan banyak informasi. Ia mendapatkan laporan beberapa kasus ada lansia yang tinggal sendiri ditemukan sudah meninggal 4 hari kemudian.

“Ini tidak ada yang tahu. Ini tidak bisa diteruskan. Maka harus ada solusinya,” ungkapnya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui sejumlah lansia (1)
Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui sejumlah lansia saat memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-26. Risma sedih mendapatkan laporan, ada anak yang membuang orangtuanya di tengah jalan.

Untuk lansia tunggal (lansia yang tinggal sendiri), permasalahan seperti ini banyak terjadi. Maka solusinya adalah adanya kepedulian dan kebersamaan masyarakat sekitar.

“Itulah perlunya kita mendirikan layanan terpadu untuk lansia. Jadi kalau ada pemeriksaan dalam layanan terpadu tadi, dan ada lansia yang tidak hadir, bisa diketahui sejak awal apa sebabnya,” ujar Risma.

Kepada seluruh elemen masyarakat, Risma mengingatkan, semua yang saat ini gagah perkasa akan menjadi lansia, kalau ada umur panjang.

Maka ia meminta agar semua elemen masyarakat ikut memberikan ruang kepada lansia, agar mereka memdapatkan hak-haknya.

Seorang lansia menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-26
Seorang lansia menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-26.

Yang paling berkewajiban memastikan hal itu adalah keluarganya, dalam hal ini adalah anak-anaknya. Risma menekankan, bahwa pemerintah menganut kebijakan yang berorientasi meningkatkan kualitas hidup lansia.

"Kemensos memberikan perhatian kepada lansia yang hidup sendiri dan secara ekonomi kekurangan. Karena mereka adalah tanggung jawab negara," katanya.

Kemensos berpandangan bahwa lansia bukan merupakan beban negara. Mensos menyatakan, usia tua tidak berarti seseorang kehilangan produktifitas.

“Lansia bisa tetap produktif. Tapi bukan bermaksud lansia disuruh bekerja. Tapi mereka bisa beraktivitas yang bermanfaat untuk lingkungan. Kalau mereka gembira kan bisa menambah imun," ujarnya.

Seorang lansia menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-26 (1)
Seorang lansia menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-26.

Untuk menangani kebutuhan lansia tunggal, tidak mudah dilakukan, perlu memang treatment berbeda. Sebab kalau opsinya membawa mereka ke sentra (balai), tidak semua lansia mau tinggal di sentra.

“Itu yang masalah. Sementara kalau tinggal di rumahnya, siapa yang akan memasak? Kemudian bagaimana dia beraktivitas. Apalagi kalau sudah tidak bisa beraktivitas. Biasanya kalau sudah nggak bisa kita langsung antar ke balai kita,” kata Risma.

Tapi kalau masih bisa beraktivitas, lanjut Risma, dapat dibantu Kemensos dengan mentitipkan permakanan ke perangkat desa.

“Ada kebijakan untuk lansia tunggal dapat dua bansos. Hanya kalau dapat dua bansos belum tentu bisa masak sendiri. Maka sekarang kita gerakkan para pendamping,” sebutnya.

Menyambut Hari Lanjut Usia Nasional ke-26, Mensos menyerukan kepedulian seluruh masyarakat agar lansia merasakan kehadiran 'keluarga' di usia senja mereka. Dengan demikian, diharapkan lansia semakin sehat, kuat dan berdaya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved