Breaking News:

Mteropolitan

BNN Kota Depok Apresiasi PN Kota Depok Lakukan Tes Urine Sebagai Upaya Deteksi Dini

PN Kota Depok lakukan tes urine kepada karyawan sebagai upaya deteksi dini. BNN Kota Depok apresiasi PN Kota Depok.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
BNN Kota Depok Apresiasi PN Kota Depok Lakukan Tes Urine Sebagai Upaya Deteksi Dini. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - BNN Kota Depok apresiasi PN Kota Depok lakukan tes urine sebagai upaya deteksi dini.

Belum lama ini, kembali dunia peradilan di Indonesia tercoreng, dengan adanya pengungkapan Hakim di Rangkasbitung yang menyalahgunakan narkoba jenis shabu.

Lagi, kasus ini menunjukan bahwa siapapun dapat terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: Isyana Sarasvati Gelar Live On Tour Lexiconcert, Dimulai dari Hall  Basket Senayan 3 Juni 2022

Berangkat dari kejadian tersebut, maka sebagai upaya preventif, Pengadilan Tinggi Jawa Barat pada tanggal 25 Mei 2022 mengeluarkan Surat Edaran kepada Ketua Pengadilan di wilayah Jawa Barat.

Menginstruksikan agar melakukan pemeriksaan urine kepada seluruh jajarannya dan bekerjasama dengan BNN Kabupaten/Kota setempat.

"Pada hari ini, kami menjalankan mandat dari Pengadilan Tinggi Jabar, sekaligus membuktikan komitmen kami untuk membangun wilayah Pengadilan Negeri Depok Bersih dari Narkoba" tuturDr. Andi Julia Cakrawala, SH MH, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok ketika membuka kegiatan pemeriksaan urine, Selasa (31/5/ 2022).

Andi menegaskan bahwa apabila memang nantinya ditemukan ada pegawai yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, maka PN Kota Depoki akan memberikan sanksi sekaligus meminta kepada BNNK Depok untuk melakukan upaya rehabilitasi bagi pegawai tersebut.

Kepala BNN Kota Depok, AKBP M. Rusli Lubis, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Depok.

Baca juga: Anies Pastikan Persiapan Formula E Jakarta Lancar

Tentunya BNN Kota Depok akan terus bersinergi dengan berbagai stakeholder di Kota Depok, guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Ditambahkan Rusli, kegiatan pemeriksaan urine ini merupakan upaya deteksi dini, bukan pro justitia.

Artinya jika memang ditemukan adanya pegawai yang positif narkoba, maka kami akan menyarankan untuk dilakukan rehabilitasi," tuturnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Negeri Depok Kelas 1B, mulai dari Ketua, Wakil Ketua, para Hakim dan Panitera serta pegawai lainnya dengan total sebanyak 92 orang.

Hasil pemeriksaan 92 sampel urine menunjukan hasil yang negatif. Artinya tidak ada pegawai Pengadilan Negeri Depok yang menyalahgunakan narkoba.

"Alhamdulillah, dengan hasil yang sangat bagus ini, harapannya ke depan Pengadilan Negeri Depok akan selalu Bersih dari Narkoba dan tentunya dapat dijadwalkan untuk secara berkala dilakukan pemeriksaan seperti ini," tutur Rusli.

"Tidak hanya pemeriksan urine, tapi juga upaya pencegahan berupa pemberian edukasi informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta upaya penanggulangannya, juga perlu diberikan kepada seluruh pegawai, agar mereka dapat melindungi diri mereka, keluarga mereka dan lingkungan mereka dari kejahatan narkoba," tambahnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved