Pencemaran Nama Baik

Bahaya, Nama Anies Baswedan Terseret dalam Konflik Pencemaran Nama Baik Rektor Ibnu Chaldun

Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar, lapor ke polisi atas kasus pencemaran nama baik. Bahkan, nama Anies Baswedan pun terseret. Ini bahaya.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terseret dalam konflik pencemaran nama baik yang dialami Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar melaporkan Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Kristen Negeri, YLH ke Polda Metro Jaya, 1 April 2022 lalu.

Laporan tersebut atas pencemaran nama baik di sosial media twitter yang menuduh Musni sebagai profesor gadungan.

Baca juga: Antisipasi Banjir saat Balap Formula E, Drainase Sirkuit Dirancang Air Meresap dalam Hitungan Detik

Kuasa Hukum Musni Umar, Muhamad Husein Marasabessy mengatakan, kliennya mengetahui pencemaran nama baik dari mahasiswanya yang kebetulan melihat postingan YLH di twitter.

"Awal mulanya klien kami tidak kenal, kami melihat dari akun twitternya itu ada loh di akun twitter itu yang atas nama YLH itu dia membawa nama klien kami," katanya, Selasa (31/5/2022).

Husein mengaku, dirinya sempat ingin melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri, tapi diarahkan agar ke Polda Metro Jaya saja.

Sehingga ia bersama kliennya mendatangi gedung sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Baca juga: Netizen Iba pada Bayi Berjuang Hidup di Tenda Pecal Lele, Jutaan Orang Menonton di Medsos

"Karena memang dari pihak-pihak sebelah, melaporkan juga di sini, maka dari Bareskrim arahkan untuk mengarahkan kita juga lapor di sini (Polda Metro)," tegas Husein.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Rektor Univesitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar sebagai saksi pelapor atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Musni melaporkan Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung berinisial YLH.

"Hari ini undangan klarifikasi sehubungan dengan laporan balik yang kami lakukan (1/4/2022) lalu," katanya di Mapolda.

Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar selesai menjalani pemeriksaan sebagai pelapor atas kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Kristen Negeri, YLH, Selasa (31/5/2022).
Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar selesai menjalani pemeriksaan sebagai pelapor atas kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Kristen Negeri, YLH, Selasa (31/5/2022). (Warta Kota/Miftahul Munir)

Menurutnya, kampus tempatnya bekerja sudah dirugikan oleh pernyataan tersebut dan memilih untuk menempuh jalur hukum.

Oleh karenanya ia bersama Polda Metro Jaya sangat berharap agar kasus ini segera diusut tuntas.

"Karena itu saya di sini mencari keadilan," tegasnya.

Baca juga: Tantangan Menarik di Indonesia International Marathon, Dapat Rp 1 Miliar yang Capai Rekor Nasional

YLH menuliskan surat terbuka di sosial media twitter dengan nada menuding kliennya sebagai profesor gadungan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved