CFD

Yayan Yuliana Evaluasi Pelaksanaan CFD di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi agar Lebih Efektif

Pemkot Bekasi kembali mengevaluasi pelaksanaan car free day (CFD) setiap hari Minggu mulai 29 Mei 2022, karena dirasa masih ada yang kurang.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana, akan meninjau ulang pelaksanaan car free day di Jalan Ahmad Yani, karena ada kekurangan. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Bekasi kembali melaksanakan car free day (CFD) di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kini Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi akan melakukan evaluasi dari kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan evaluasi yang dilakukan ini agar kegiatan CFD pada pekan depan lebih baik lagi dari sebelumnya.

Baca juga: Dani Ramdan Bebaskan Warga Kabupaten Bekasi Memilih Fasos/Fasum Ideal di Lahan eks Islamic Center

Sebab, di hari pertama CFD kemarin, setelah dua tahun pendemi Covid-19 tidak menggelar kegiatan itu. Tentu ada beberapa hal yang perlu di evaluasi. Salah satunya ia menyoroti terkait keberadaan para pedagang kaki lima (PKL).

Pemerintah Kota Bekasi sendiri memang memperbolehkan  para PKL untuk kembali berjualan di saat CFD. Hal ini untuk mendongkrak ekonomi. Maka dari itu keberadaan PKL harus di rapihkan akan terlihat lebih nyaman.

"Kita memang ada titik-titik tertentu yang harus kita rapihkan. Diantaranya PKL memang harus kita tertibkan," kata Yayan Yuliana, Selasa (31/5/2022).

Kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi.
Kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Maka dari itu, Yayan mengaku akan menyebar titik-titik PKL yang berjualan di area CFD.

Hal ini dilakukan agar tidak menumpuk dalam satu titik, sehingga menyebabkan kerumunan.

Sebab, banyak warga yang datang ke CFD, selalu menyempatkan diri datang ke para PKL.

"Ya selain Prokes kita kan ingin tertib, tidak ingin terlalu menumpuk di satu titik tertentu, makanya kita ingin sebar," katanya.

Baca juga: Mimpi Fahri Fadilah Menjadi Polisi Pupus, Gagal Ikuti Tes karena Buta Warna Parsial

Selain itu, catatanya di hari pertama CFD Kota Bekasi kemarin juga masih banyak pengendara yang menerobos. Banyak dari diantara mereka mengaku memang tidak mengetahui jika ada kegiatan CFD.

Tak hanya itu, di area CFD juga masih ditemukan warga yang merokok.

"Masih ada orang yang mungkin tidak tahu istilahnya mau nerobos ke jalur yang sudah kita tutup,” ujarnya.

Baca juga: Yayah Terharu Tri Rismaharini Memperbaiki Rumahnya yang tak Layak Huni

“Kemudian masih ada jualan yang digendong-gendong masuk ke dalam area car free day, ada juga yang merokok," imbuhnya.

Pada pekan depan, diungkapkan oleh Yayan juga akan kembali melakukan evaluasi serupa untuk memfinalkan apa yang menjadi catatannya saat CFD kemarin. Sehingga pada CFD mendatang bisa di implementasikan dengan baik.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved