Adam Deni Dituntut 8 Tahun

Kaget Dituntut 8 Tahun Penjara, Pegiat Medsos Adam Deni: Semoga Saya Tetap Percaya kepada Allah SWT

Pegiat media sosial Adam Deni kaget dituntut 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar terkait kasus informasi dan transaksi elektronik (ITE). 

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Ikhwana Mutuah Mico
Pegiat media sosial Adam Deni merasa  kaget karena dituntut 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar terkait kasus informasi dan transaksi elektronik (ITE).  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pegiat media sosial (medsos) Adam Deni kaget dituntut 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar terkait kasus informasi dan transaksi elektronik (ITE). 

"Ya semoga, saya tetap percaya kepada Allah SWT. Tentang kasus ini, jujur saya tadi dengar 8 (tuntutan)," kata Adam Deni di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2022).

"Wah, itu kaget, karena tujuan saya baik. Saya benar-benar tidak ada niatan apapun ketika mengungkap kasus ini," ujar Adam Deni.

"Teman-teman media juga tahu saya bagaimana track record-nya. Mungkin, saya banyak salah juga, hari ini saya anggap ujian bagi saya," ucap Adam Deni.

Baca juga: Tidak Menunjukkan Sikap Penyesalan Selama Sidang Jadi Alasan Jaksa Tuntut Adam Deni 8 Tahun Penjara

Baca juga: Adam Deni Berharap Hukuman Ringan, Hari Ini Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum

Baca juga: Jalani Ramadan Pertama di Penjara, Adam Deni Mencoba Lapang Dada, Minta Sang Ibu Kirim Rendang

Dalam kesempatan yang sama, Adam Deni tetap pada pendirian.

Dengan suara bergetar, dirinya tetap tak merasa bersalah terhadap kasus ini.

Dirinya bersikeras menyebut jika apa yang dilakukan adalah mengungkapkan kejahatan.

"Terpenting memang tidak menyatakan saya bersalah, saya benar-benar mengungkap sebuah kejahatan seseorang dan sekarang tinggal bagaimana nanti lawyer saya," ucap Adam Deni.

"Saya yakin, kok, Ahmad Sahroni ini saya yakin, dugaan korupsinya itu ada, saya yakin 100 persen, saya yakin, saya yakin, saya yakin. Bayangin saja ini kasus ITE dengan tuntutan terbesar itu saja, ini kezaliman, saya terus berdoa segera terbongkar, saya kaget jujur saja," tutur Adam Deni.

Usai persidangan selesai, terlihat ibunda dari Adam Deni, Susiani, tak bisa menahan tangisnya sambil memeluk sang anak.

BERITA VIDEO: Pemkab Bogor Berikan Bonus Kepada Atlet Kabupaten Bogor berprestasi

Adam mencoba menenangkan sang ibunda. Dengan suara bergetar dirinya mencoba tetap terlihat tegar, dalam menghadapi kasus yang tengah menjeratnya saat ini.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum(JPU) menyebut jika ada beberapa hal yang memberatkan tuntutannya terhadap Selebgram itu.

Adam Deni disebut-sebut tak menunjukkan bentuk penyesalannya saat persidangan berlangsung.

“Hal-hal yang memberatkan para terdakwa tidak menunjukkan sikap penyesalan selama persidangan,” ujar jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Tak hanya itu, dalam persidangan sebelumnya Adam Deni juga dinilai tidak bersikap baik selama proses sidang berlangsung.

Diketahui bahwa Adam Deni ditangkap atas laporan seseorang berinisial SYD yang merupakan kuasa hukum dari Ahmad Sahroni 

Selebgram itu ditangkap pada Selasa (1/2/2022) dengan nomor LP/A/0040/I/2022/SPKT.DITTIPIDSIBER/BARESKRIM POLRI tanggal 27 Januari 2022.

Diketahui,  dakwaan subsidair Adam Deni didakwa dengan Pasal 48 Ayat (1) jo Pasal 32 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved