Hari Lanjut Usia Nasional

Hari Lanjut Usia Nasional ke-26, Tri Rismaharini: Tak Semua Lansia Bersedia Tinggal di Balai Lansia

Kemensos RI memeringati Hari Lanjut Usia Nasional ke-26 serentak di 39 kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Indri Fahra Febrina
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menghadiri puncak Hari Lanjut Usia Nasional di Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (29/5/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, TASIKMALAYA - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) memeringati Hari Lanjut Usia Nasional ke-26 serentak di 39 kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya. 

Dalam sambutannya, Mensos RI Tri Rismaharini mengungkapkan bahwa bonus demografi berpengaruh dengan angka harapan hidup warga lansia. 

"Dengan adanya bonus demografi, usia harapan hidup di Indonesia semakin tinggi. Harapan hidup yang semakin tinggi, artinya jumlah lansia akan semakin banyak," kata Tri Tri Rismaharini saat ditemui di Rumah Sakit' Singaparna Medika Citrautama, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (29/5/2022).

Baca juga: Tri Rismaharini Minta Masyarakat Peduli dan Menjaga Silaturahmi dengan Tetangga yang Stres

Baca juga: Setelah Makan Siang di Sragen, Mendadak Menteri Sosial Tri Rismaharini Menemui Seorang Pemulung

Baca juga: Tri Rismaharini Fasilitasi Ibu Korban Keluarga Bunuh Diri di Sragen Pulang dan Bekerja di Indonesia

Adapun lansia yang dimaksud adalah orang yang berumur lebih dari 60 tahun dan hidup sebatang kara. 

Menyikapi hal tersebut, Kemensos RI menghadirkan balai lansia, sebuah tempat alternatif tempat tinggal lansia. 

Namun, tak semua lansia minat tinggal di balai lansia. 

BERITA VIDEO: Ridwan Kamil Ikut Langsung dalam Pencarian Putranya Yang Hilang di Sungai Aare, Swiss

"Lansia tunggal agak beda treatmentnya. Kalau masih ada keluarga, ya ada yang merawat," ucap mantan walikota Surabaya ini. 

"Tidak semua lansia mau tinggal di balai, itu yang menjadi masalahnya. Sementara kalau mereka di rumah, tidak tahu aktivitasnya apa," sambungnya. 

Kendati demikian, Kemensos RI tetap membantu lansia yang tinggal di rumah. 

Balai lansia setempat akan menitipkan bantuan sosial pangan melalui RT atau RW kepada para lansia. 

"Sekarang kita giatkan para pendamping untuk asesmen lebih detail buat lansia. Kalau memang tidak bisa tinggal di rumah, maka akan kita antar ke balai lansia," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved