Senin, 20 April 2026

Formula E

Pemprov DKI Beri Ruang Bagi UMKM untuk Menikmati Untung dari Ajang Balap Formula E

Pemprov DKI ingin ajang balap Formula E bisa menguntungkan banyak pihak, tak hanya pengusaha besar, tapi juga UMKM.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
wartakotalive.com
Ajang balap Formula E yang digelar pada 4 Juni 2022 di Ancol akan melibatkan banyak UMKM. Mereka akan menjajakan barang berkualitas lewat booth. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) telah memberi pembekalan kepada 200 pelaku UMKM.

Nantinya mereka akan dilibatkan dalam gelaran Formula E Jakarta yang diadakan pada 4 Juni 2022.

Baca juga: Putra Ridwan Kamil Hanyut di Swiss, Zaskia Adya Mecca Ceritakan Pengalaman Serupa

Kepala PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, pembekalan tersebut berlangsung di Ancol Beach City Mall, Jakarta Utara, pada Jumat (27/5/2022).

Pembekalan ini tidak hanya diikuti oleh pelaku UMKM dari DKI Jakarta, tetapi juga dari 10 provinsi di Indonesia yang telah dipastikan terlibat dalam ajang Formula E Jakarta.

“Nantinya, UMKM yang telah diberi materi pembekalan akan diberikan fasilitas gratis di kawasan sekitar Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol untuk menjajakan dagangannya,” kata Ratu, Sabtu (28/6/2022).

Baca juga: Viral Media Sosial, Nelayan Shalat di Tengah Laut Bikin Netizen Takjub

Ratu mengapresiasi produk yang dihadirkan dan dia berpesan agar pelaku UMKM membuktikan produk dan pelayanannya bisa bersaing di gelaran internasional seperti Jakarta E-Prix 2022. 

Pasalnya yang hadir nanti tidak hanya penonton lokal, tetapi penonton mancanegara juga akan datang menonton.

“Ini bisa jadi momen bagus, tidak hanya bagi Jakarta, tapi bagi Indonesia memperkenalkan produk UMKM-nya kepada dunia,” ujar Ratu.

Baca juga: Ekspresi Tegar Ridwan Kamil Saat Dengar Eril Hanyut, Tetap Senyum Layani Swafoto dengan Warga

Menurutnya, selama ini produk-produk milik UMKM dipesan hanya karena faktor belas kasih.

Untuk itu, diperlukan peningkatan keunggulan produk serta layanan dari para pelaku UMKM.

“Selama ini produk UMKM dipesan karena kasihan, bukan karena keunggulan produk dan layanannya. Mindset (pola pikir) ini harus diubah,” jelasnya.

Baca juga: Hadiri Lawatan Obor Paskah 2022 di JIS, Anies Baswedan : Jakarta Rumah Bagi Semua

Ratu berharap lewat acara pembekalan ini, para pelaku UMKM dapat belajar meningkatkan keunggulan dan layanan dari produk yang mereka jual.

Terutama, agar para pelaku UMKM bisa memahami bagaimana menghadapi event internasional.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved