Aksi Terorisme

Mahasiswa di Malang yang Diciduk Densus 88 Pernah Kirim Sedekah untuk Keluarga Narapidana Teroris

Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengungkapkan, hal tersebut berdasarkan pemeriksaan terhadap IA.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA
IA (22), mahasiswa di Malang, Jawa Timur yang diciduk Densus 88 karena diduga terlibat tindak pidana terorisme, pernah mendanai anggota keluarga teroris. 

IA juga mengelola media sosial yang diduga menyebar materi ISIS.

"Keterlibatan IA yaitu yang bersangkutan melakukan pengumpulan dana untuk membantu ISIS di Indonesia."

Baca juga: Wamenkes: Bila Penularan Covid-19 Kurang dari Satu Selama Enam Bulan, PPKM Tak Perlu Diupdate Lagi

"Kemudian yang bersangkutan mengelola media sosial dalam rangka penyebaran materi-materi ISIS terkait tindak pidana terorisme," ungkap Ahmad.

Ramadhan menuturkan, IA diduga juga berkomunikasi dengan seorang tersangka teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial MR, yang telah ditangkap oleh Densus 88.

"Yang bersangkutan berkomunikasi secara intens dengan tersangka dari kelompok JAD atas nama MR yang sudah ditangkap."

Baca juga: Luhut Dapat Tugas Lagi dari Jokowi, Kali Ini Diperintahkan Bereskan Masalah Kelangkaan Minyak Goreng

"Dalam rangka amaliyah fasilitas umum dan kantor-kantor polisi," jelas Ramadhan.

Hingga saat ini, kata Ramadhan, pihaknya masih mendalami lebih lanjut terkait keterlibatan IA dalam kasus terorisme.

"Tindak lanjut penyidik Densus melakukan pemeriksaan dan pengembangan keterlibatan tersangka tersebut," terangnya. (Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved