Aksi Terorisme

Mahasiswa di Malang yang Diciduk Densus 88 Pernah Kirim Sedekah untuk Keluarga Narapidana Teroris

Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengungkapkan, hal tersebut berdasarkan pemeriksaan terhadap IA.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA
IA (22), mahasiswa di Malang, Jawa Timur yang diciduk Densus 88 karena diduga terlibat tindak pidana terorisme, pernah mendanai anggota keluarga teroris. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - IA (22), mahasiswa di Malang, Jawa Timur yang diciduk Densus 88 karena diduga terlibat tindak pidana terorisme, pernah mendanai anggota keluarga teroris.

Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengungkapkan, hal tersebut berdasarkan pemeriksaan terhadap IA.

Dalam pemeriksaan itu, IA mengaku pernah mengirim uang kepada sejumlah lembaga pengumpulan dana.

Baca juga: Besok Dino Patti Djalal Ajak Presiden Ukraina Bicara Hati ke Hati dengan Masyarakat Indonesia

"Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif, karena IA diketahui mengirim uang ke beberapa lembaga pengumpulan dana."

"Yang diketahui bertujuan untuk membantu orang-orang yang suaminya/anggota keluarganya berada di sijjin atau penjara karena kasus terorisme," ungkap Aswin saat dikonfirmasi, Jumat (27/5/2022).

Aswin menerangkan, IA mengaku uang itu diberikan sebagai bentuk sedekah pribadi. IA membantah uang tersebut diberikan terkait dukungan terhadap terorisme.

Baca juga: Replika Mobil Balap Formula E Dipajang di Bundaran HI Saat CFD, Boleh Foto tapi Jangan Dipegang

"Pengakuannya itu amal sedekah pribadi," jelas Aswin.

Aswin menjelaskan, IA tidak terlibat dalam struktur organisasi lembaga amal tertentu, yang bertugas mencari dana kelompok terorisme.

"Posisinya IA tidak ada dalam struktural organisasi JAD untuk pendanaan," terangnya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang mahasiswa berinisial IA (22) di Malang, Jawa Timur, Senin (23/5/2022).

Baca juga: Rencana Tesla Berinvestasi di Indonesia, Luhut: Harus Sabar, Ini Investasi dengan Nilai Jumbo

IA ditangkap sekitar pukul 12.00 WIB. Dia merupakan salah satu mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi di Malang.

"Penangkapan dilakukan kemarin Senin 23 Mei 2022 kurang lebih pukul 12.00 WIB, terhadap satu orang tersangka atas nama inisial IA, umur 22 tahun."

"Seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di kota Malang," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramdhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: DAFTAR Lengkap PPKM Jawa-Bali Hingga 6 Juni 2022: Jakarta Level 1, Pamekasan Tertahan di Level 3

Ramadhan menerangkan, IA ditangkap karena diduga terlibat dalam pendanaan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved