Menteri Agama: Selamat Merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih, Mari Terus Pererat Kerukunan Umat

Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keragaman etnis, budaya, dan agama.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih, kepada Umat Kristiani di seluruh Indonesia. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih, kepada Umat Kristiani di seluruh Indonesia.

Perayaan ini dilakukan 40 hari setelah kebangkitan Isa Almasih, tepatnya pada momen Paskah.

"Selamat bagi Umat Kristiani yang tengah merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih 2022."

Baca juga: UPDATE Covid-19 RI 25 Mei 2022: 5 Pasien Meningga, 232 Sembuh, 315 Orang Positif

"Mari terus pererat kerukunan umat," ujar Yaqut melalui keterangan tertulis, Kamis (26/5/2022).

Kenaikan Isa Almasih merupakan rangkaian Hari Raya Paskah, salah satu perayaan besar bagi Umat Kristiani dalam peringatan kebangkitan Isa Almasih.

Menurut Yaqut, Paskah membawa pesan anugerah, kasih sayang, serta kekuasaan Tuhan untuk menjauhkan umat manusia dari bayang-bayang dosa dan maut.

Baca juga: Bakar Semangat Kader NTT, Hary Tanoesoedibjo Komitmen Bawa Perindo Jadi Partai Besar di Pemilu 2024

Yaqut berharap agar momentum perayaan ini dapat menjadi forum untuk mempererat kerukunan antar umat beragama.

"Saya berharap Umat Kristiani dapat terus berperan dan berkontribusi dalam upaya ikut menjaga kerukunan antar-umat beragama, serta membangun kesatuan dan keutuhan nasional," tutur Yaqut.

Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keragaman etnis, budaya, dan agama.

Baca juga: Koalisi Indonesia Bersatu Diprediksi Jadi Penyelamat Ganjar Pranowo Ikut Pilpres 2024

Kemajemukan ini, menurut Yaqut, dapat menjadi kekuatan yang besar dan nyata untuk membangun bangsa, apabila dirawat bersama dalam bingkai kerukunan dan persaudaraan.

Namun sebaliknya, apabila tidak dijaga dengan baik, maka dapat berpotensi menjadi benih perpecahan.

"Oleh karena itu, sangat diperlukan moderasi beragama dalam kehidupan sosial masyarakat, agar keutuhan bangsa dapat tetap terjaga."

"Mari kita semua ikut uambil bagian dalam mewujudkan damai sejahtera bagi bangsa dan negara. Salam sejahtera," papar Yaqut. (Fahdi Fahlevi)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved