Ujaran Kebencian

Tuding Jaksa Menstigma Dirinya Bukan Wartawan, Edy Mulyadi: Ini Pengadilan Politik!

Terdakwa ujaran kebencian Edy Mulyadi menilai persidangan kasusnya merupakan pengadilan politik.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews/Fersianus Waku
Edy Mulyadi bersitegang dengan petugas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (24/5/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Terdakwa ujaran kebencian Edy Mulyadi menilai persidangan kasusnya merupakan pengadilan politik.

Hal itu diungkapkan Edy saat memberikan keterangan pers usai hakim menskorsing sidang, Selasa (24/5/2022).

Edy mengatakan hal itu lantaran dalam dakwaan jaksa menyebut channel YouTube BANG EDY CHANNEL bukan produk jurnalistik.

Baca juga: DAFTAR Lengkap PPKM Jawa-Bali Hingga 6 Juni 2022: Jakarta Level 1, Pamekasan Tertahan di Level 3

"Di halaman depan ada JPU mengatakan BANG EDY CHANNEL bukan produk jurnalistik, tapi gerakan politik."

"Ini menjadi satu fakta bahwa ini bukan pengadilan hukum yang sebenarnya. Ini pengadilan politik."

"Memangnya kenapa kalau pun misalnya BANG EDY CHANNEL itu gerakan politik, masalahnya apa? Apa karena gerakan politik jadi dipidana?" Tutur Edy kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca juga: Wamenkes: Bila Penularan Covid-19 Kurang dari Satu Selama Enam Bulan, PPKM Tak Perlu Diupdate Lagi

Edy menegaskan, persidangan tersebut tak layak diselenggarakan, lantaran bukan persidangan atau perkara pidana.

"Ini seperti dalam eksepsi, ini persidangan tidak layak diselenggarakan karena bukan persidangan pidana, perkara pidana," ucapnya.

Dia menegaskan, jaksa penuntut umum (JPU) sangat bernafsu melabeli dirinya bukan wartawan.

Baca juga: Luhut Dapat Tugas Lagi dari Jokowi, Kali Ini Diperintahkan Bereskan Masalah Kelangkaan Minyak Goreng

Padahal, kata dia, dirinya merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

"Saya anggota PWI, nomornya sudah ada, tadi kartunya jadi barang bukti, ada."

"Jadi sengaja JPU menstigma saya bukan wartawan," tuturnya.

Baca juga: Luhut Ditugasi Urus Minyak Goreng Langka, Legislator PDIP: Seolah Tak Ada Orang Lain yang Bisa Kerja

Edy juga sempat bersitegang dengan petugas pengadilan.

Pantauan Tribunnews di lokasi, Edy dan beberapa pendukungnya terlihat adu mulut dengan petugas di luar ruang sidang, setelah hakim menskorsing sidang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved