Penganiayaan

Polsek Tanjung Duren Sudah Terima Laporan dan Visium Dua Remaja yang Dianiaya oleh Ayah Kandungnya

Polsek Tanjung Duren sudah menjemput kedua remaja berinisial RI (16) dan MA (14) yang dianiaya oleh ayah kandungnya di kawasan Tanjung Duren Selatan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
RI (16) menjadi korban penganiayaan oleh ayahnya sendiri berinisial ESS (40)di rumahnya kawasan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polsek Tanjung Duren sudah menjemput kedua remaja berinisial RI (16) dan MA (14) yang dianiaya oleh ayah kandungnya di kawasan Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (23/5/2022) siang.

Keluarga korban diminta untuk membuat laporan ke Polsek Tanjung Duren, agar perkaranya ditindak lanjuti.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, Iptu Tri Bintang Baskoro, mengatakan bahwa dari awal kejadian kekerasan dua anak itu tidak ada yang membuat laporan.

Baca juga: Ayah Aniaya Dua Anaknya Bakal Dijemput Poisi, Pernah Dimediasi Binmas karena Pukul Istrinya

Baca juga: Setelah Viral di Media Sosial, Dua Bang Jago yang Aniaya Petugas SPBU di Cikarang Ditangkap Polisi

Baca juga: Profil Selebgram Putra Siregar yang Diduga Lakukan Aniaya Warga Bersama Rico Valentino

"Tadi, kami arahkan untuk membuat LP (laporan polisi) ke Polsek Tanjung Duren," kata Bintang.

Bintang melanjutkan, usai membuat laporan kedua korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visium.

BERITA VIDEO: Dikira Anak Kucing Kampung, Saat Dewasa Kucing ini Ternyata Mirip Peliharaan Lisa Blackpink

Setelah itu, pihaknya memeriksa kedua korban perihal penganiayaan yang dialami dua remaja tanggung tersebut.

"Langsung kami lakukan visum korban anak dan pemeriksaan saksi-saksi, korban ini adik-kakak," tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Cengkareng.

Alumni Akpol 2015 itu menambahkan bahwa pihaknya tengah memburu pelaku untuk bertanggungjawab atas perbuatannya.

Saat didatangi rumahnya, pelaku sudah tidak ada di sana dan kini anggotanya masih berada di lapangan mencari keberadaan pelaku.

"Hasil visum pun masih di dokter belum kita pegang, nanti akan kami sampai lagi," tegasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved