Berita Jakarta

Fraksi PSI Minta Pemprov DKI Tambahkan Bantuan Dana Operasional Posyandu

Pemprov DKI Jakarta diminta menganggarkan tambahan dana bantuan operasional untuk Posyandu dalam APBD 2023

Tribunnews.com
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Idris Ahmad meminta Pemprov DKI menambah dana operasional untuk Posyandu 

WARTAKOTALIVE.COM, BALAIKOTA - Pemprov DKI Jakarta diminta menganggarkan tambahan dana bantuan operasional untuk Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di dalam APBD 2023.

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad beralasan permintaan tersebut dilandaskan peran Posyandu sebagai wadah pemeliharaan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat.

“Kita sama-sama menyadari peran Posyandu sebagai wadah kesehatan sangat penting,” ujar Idris, lewat siaran pers, Minggu (22/5/2022).

Sementara dukungan kepada Posyandu dinilai masih jauh dari cukup.

Keluhan yang dimaksud tentang keterbatasan sarana dan tidak adanya insentif bagi petugas Posyandu.

Baca juga: Anggota DPRD DKI Idris Ahmad Sebut Posyandu Berperan Penting untuk Mengatasi Gizi Buruk di Ibu Kota

Kurangnya dukungan operasional membuat banyak Posyandu kesulitan untuk mengadakan kegiatannya secara rutin.

Sehingga manfaatnya kurang maksimal bagi masyarakat.

“Kalau Posyandu tak bisa beroperasi rutin karena keterbatasan fasilitas dan petugas, manfaatnya tidak akan maksimal,” sambung Idris.

Indomaret dan Milna bekerjasama dengan Puskesmas Kelurahan Pulogebang menggelar Posyandu di permukiman warga di Jalan Pulo Gebang Permai, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada Kamis (26/12/19).
Indomaret dan Milna bekerjasama dengan Puskesmas Kelurahan Pulogebang menggelar Posyandu di permukiman warga di Jalan Pulo Gebang Permai, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada Kamis (26/12/19). (Istimewa)

Alhasil Komisi E DPRD DKI Jakarta pun meminta Pemprov DKI Jakarta menganggarkan tambahan dana bantuan operasional untuk Posyandu dalam APBD 2023.

"Dengan memberikan dukungan yang cukup, kerja Puskesmas dan Dinas Kesehatan akan lebih mudah karena ada deteksi dini di lingkungan," ujar Idris.

Nantinya diharapkan dengan dukungan tersebut maka Posyandu dapat membantu menyelesaikan permasalahan kesehatan aktual yang terjadi saat ini seperti kekurangan gizi pada anak.

"Apalagi belakangan kita terus dibayangi kasus gizi buruk yang masih tinggi di Jakarta. Kita harus selamatkan anak-anak kita dengan penanganan yang sistematis," tutup Idris. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved