Minggu, 19 April 2026

Demo Buruh

Buruh Terpaksa Demo, tak Kuat Hadapi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Libur akhir pekan ini akan diwarnai aksi demo buruh. Ternyata mereka sudah tak kuat haddapi beban hidup, harga sembako yang naik.

Editor: Valentino Verry
warta kota/leonardos wical
Buruh kembali menggelar aksi, Sabtu (21/5/2022). Mereka kali ini menyuarakan harga kebutuhan pokok yang semakin mencekik, perlu tindak lanjut pemerintah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan menggelar aksi demo di sejumlah lokasi di Jakarta, Sabtu (21/5/2022).

Aksi demo tersebut rencana akan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, dimulai dari Gedung International Labour Organization (ILO), Jalan MH Thamrin, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga: Mahalini Raharja Belajar Menjadi Istri Lewat Peran Gendis di Film Kopi Pahit, Sudah Siap Menikah?

Lalu, lanjut ke depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kemudian massa akan terkonsentrasi di depan Istana Merdeka, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

“Kami menyerukan kepada seluruh elemen rakyat, mari kita terus bersama-sama berjuang, bersolidaritas, dan membangun persatuan gerakan rakyat untuk melakukan perlawanan terhadap kekuasaan yang semakin zalim,” ujar Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos, Sabtu (21/5/2022).

Menurut Nining, aksi demo yang akan dilakukan, dilatarbelakangi oleh kenaikan harga bahan pokok yang tinggi dan komoditas lainnya. 

Baca juga: Tampil Polos Tanpa Dandan Saat Syuting Sinetron, Tsania Marwa: Padahal Sehari-hari Make Up Mode On

Hal tersebut menjadi beban besar bagi kaum buruh. Gaji mereka mepet untuk hidup sehari-hari.

Selain itu, pihaknya menilai pemerintah tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat, khususnya kepada kalangan pekerja atau buruh yang rentan dieksploitasi.

Nining menilai, berbagai persoalan tersebut sejauh ini tidak mendahulukan kepentingan rakyat, namun justru mengedepankan para pemodal atau pengusaha.

“Pada masa pandemi selama dua tahun kemarin kita menggarisbawahi dalam situasi yang sulit, kebijakan pemerintah ternyata berorientasi bukan pada perlindungan kepada pekerja-pekerja rentan. Kebijakan yang di terbitkan oleh pemerintah berorientasikan pada investasi,” ujar Nining.

Baca juga: Masayu Clara Dinikahi Qausar Harta Yudana di Masjid Istiqlal, Diberi Maskawin 30 Mayam Logam Mulia

Aksi demo akan diikuti oleh aliansi gerakan multisektoral dari berbagai macam organisasi, yaitu KASBI, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), dan Konfederasi Serikat Nasional (KSN). 

Selain itu, ada juga dari Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonsia (YLBHI).

Pihak lain yang direncanakan akan ikut aksi demo di antaranya: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR), Jaringan Komunikasi SP Perbankan (Jarkom SP Perbankan), dan Sekolah Mahasiswa Progresif (Sempro). 

Baca juga: Wagub DKI Beberkan Alasan Anies Baswedan Ubah Pergub Ahok Soal Jabatan RT/RW Jadi 5 tahun

Kemudian, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi-Dewan Nasional (LMND-DN), Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Federasi Pelajar Jakarta (FIJAR), dan Komite Revolusi Pendidikan Indonesia (KRPI), dan yang lain.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved