Pelonggaran Penggunaan Masker

Pelonggaran Penggunaan Masker, Ini Kata Ketum Gerakan Pakai Masker

Menurut Sigit sebaiknya masyarakat dipersilahkan melakukan kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya, namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan

instagram @wartakotalive
Tata Cara Pakai Masker 5 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM) Sigit Pramono mengatakan pihaknya menghargai kebijakan pemerintah untuk mulai melonggarkan penggunaan masker.

Sigit mengatakan kebijakan pelonggaran penggunaan masker dikaitkan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Jumat (20/5/2022).

"Sebaiknya Presiden Jokowi memanfaatkan hari ini sebagai simbol kebangkitan bangsa setelah hampir tiga tahun terpuruk krisis akibat pandemi Covid-19," ujar Sigit.

Selain itu, Sigit berharap pemerintah juga melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal tersebut supaya ekonomi Indonesia bangkit kembali seperti sebelum pandemi Covid-19.

"Jadi jika pemerintah mengeluarkan kebijakan pelonggaran, semestinya dimulai dengan pelonggaran kegiatan ekonomi, sosial dan budaya. Sebaiknya tidak melompat langsung pada kebijakan pelonggaran protokol kesehatan, apalagi pelonggaran boleh tidak pakai masker," ujar Sigit.

Baca juga: Jokowi Instruksikan Pelonggaran Pemakaian Masker, Pemkab Tangerang Pilih Tunggu Kebijakan Tertulis

Menurut Sigit sebaiknya masyarakat dipersilahkan melakukan kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya, namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, diantaranya tetap mengenakan masker saat beraktifitas.

Selain itu, kata dia kampanye menganjurkan masyarakat untuk melakukan kebiasaan baik dan sehat yakni pakai masker sebelumnya tidak mudah.

Baca juga: Ganjar Menilai Kebijakan Terbaru Penggunaan Masker Jadi Sinyal Indonesia Bangkit Setelah Pandemi

"Kita harus berhati-hati dalam membuat kebijakan yang bisa menyebabkan masyaraka,  jadi tidak menghilangkan kebiasaan baik tersebut," katanya.

Menurut Sigit kampanye masif yang dilakukan banyak pihak termasuk oleh pemerintah sendiri dan dibantu oleh gerakan kemanusiaan swadaya masyarakat seperti GPM selama ini, telah membuat memakai masker menjadi perilaku sehat di kalangan masyarakat. 

Baca juga: Jokowi Longgarkan Kebijakan Bermasker, Epidemiolog UI: Enggak Usah Diikutin, Tetap Pakai Masker

Baca juga: Meski Ada Pelonggaran, Mas Tri Tetap Lebih Nyaman Pakai Masker

Baca juga: Manajemen PT KAI Tetap Ketat Soal Masker, Meski Presiden Jokowi Melonggarkan

"Hal tersebut menjadi kebiasaan masyarakat untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan suatu penyakit," ujar Sigit.

Sigit mengatakan ke depan sebaiknya kebijakan soal itu diserahkan saja kepada masyarakat.

"Mereka memutuskan mau tetap pakai masker atau tidak pakai masker dalam kegiatan atau situasi tertentu yang dihadapi. Presiden tidak perlu menganjurkan masyarakat untuk tidak pakai masker," ujar Sigit. (m36)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved