Pandemi Virus Corona

Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Mengalami Kenaikan Tipis Usai Lebaran 2022

Lebaran 2022 telah usai, namun masih menyisakan sesuatu yang tak mengenakan, yakni kasus Covid-19 sedikit naik.

warta kota/leonardos wical
JIka beberapa bulan lalu Tower 1 RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, dipenuhi oleh pasien Covid-19, kini terlihat sepi. Padajal terjadi peningkatan kasus setelah Lebaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sempat melandai, pasien Covid-19 hari ini, Jumat (20/5/2022), pukul 06.00 WIB, di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, berjumlah 11 orang.

Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet, Kolonel (Purn) Mintoro Sumego/dr Mintoro Sumego mengatakan, jumlah pasien tersebut bertambah usai Lebaran 2022.

Baca juga: Jokowi Longgarkan Kebijakan Bermasker, Epidemiolog UI: Enggak Usah Diikutin, Tetap Pakai Masker

Ke-11 orang pasien Covid-19 tersebut menginap diantara 3.790 bed yang tersisa di RSDC Wisma Atlet.

Mereka mengalami gangguan simptomatik. Delapan diantaranya simptomatik ringan, sedangkan tiga lainnya simptomatik komorbid.

Hingga saat ini, persentase hunian di RSDC Wisma Atlet adalah sebesar 0,29 persen.

Baca juga: Politisi PSI Kritisi Keinginan Pemprov DKI yang akan Membeli Pompa Kuras Sumur Resapan

Sejak beroperasi 23 Maret 2020, RSDC Wisma Atlet telah merawat 130.336 pasien.

Terdiri dari 128.954 pasien rawat inap dan 1.391 pasien rawat jalan.

Dari total pasien rawat inap tersebut, sebanyak 125.226 kasus konfirmasi positif Covid-19, 3.100 kasus suspek, dan 619 kontak erat.

Baca juga: Dapat Uang Asuransi Almarhum Vanessa Angel Rp 530 Juta, Doddy Sudrajat Buka Rekening Atas Tiga Nama

Berdasarkan pantauan wartakotalive.com, Jumat (20/5/2022), situasi di Tower 1 RSDC Wisma Atlet nampak sepi.

Tidak terlalu banyak aktifitas dari para nakes maupun petugas lain yang bertugas.

Mintoro mengingatkan, walaupun kenaikan jumlah positif Covid-19 tidak terlalu signifikan, namun masyarakat tetap harus mawas diri.

"Jangan sampai kita mengalami kenaikan drastis lagi seperti waktu puncak Covid-19 saat itu. Harus selalu diingat, Covid-19 masih ada, jadi kita perlu menjaga diri dengan prokes yang baik," ujar Mintoro.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved