Berita Video
VIDEO : Pengakuan Wanda Hamidah Atas Laporan Mantan Suami
Wanda menceritakan asal muasal bagaimana dirinya bisa merusak pintu dan jendela rumah Daniel, mantan suaminya.
Penulis: Arie Puji Waluyo |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aktris Wanda Hamidah dilaporkan ke Polres Metro Depok oleh mantan suaminya, Daniel Patrick atas kasus dugaan pengerusakan rumah dan penghinaan.
Wanda Hamidah diduga menghina dan merusak rumah Daniel Patrick, ketika ingin menjemput anaknya yang sedang bersama sang bapak.
Wanda Hamidah buka suara. Ia membenarkan bahwa dirinya melakukan pengerusakan terhadap pintu rumah milik Daniel Patrick.
Simak Video Berikut :
"Benar saya merusak pintu dan jendela karena rasa frustasi saya, kerinduan saya, kemarahan saya, dan saya tidak bisa bertemu anak saya," kata Wanda Hamidah dalam penjelasannya di instagram, dikutip Wartakotalive.com, Kamis (19/5/2022).
Wanda menceritakan asal muasal bagaimana dirinya bisa merusak pintu dan jendela rumah Daniel, karena mantan suaminya tidak menyerahkan anaknya, Malakai saat ia jemput.
"Yang terjadi adalah Malakai tidak dikembalikan kepada saya. Hal itu membuat saya panik, dan saya marah sekali bahkan ayahnya Malakai berusaha menghilangkan jejak," ucapnya.
Bahkan, diakui wanita berusia 44 tahun itu, Daniel menghindar ketika ditanya soal keberadaannya dan Malakai saat ia ingin menjemput sang anak.
Baca juga: Marah Tidak Bisa Temui Anak hingga Rusak Rumah Mantan Suami, Wanda Hamidah: Saya akan Hadapi!
Baca juga: Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suami ke Polisi, Benarkah Telah Merusak Rumah Saat Jemput Anaknya?
Wanda pun berusaha mencari keberadaan Malakai, hingga akhirnya ia tahu alamat baru Daniel dari temannya yang kemudian ia sambangi untuk mejemput Malakai.
"Tapi, yang terjadi sebaliknya, saya tidak disambut dengan baik. Saya panik, saya frustasi, saya marah, setelah kerja dua hari syuting dan rindu sekali dengan anak saya," jelasnya dengan menahan tangis.
Wanda Hamidah tak menampik, ketika mendapatkan perlakuan yang tak enak dari Daniel Patrick, ia meluapkan emosinya agar bisa bertemu dengan sang anak.
"Karena rasa frustasi saya, kerinduan saya, kemarahan saya, dan saya tidak bisa bertemu anak saya," ujar Wanda Hamidah.