Buronan KPK

Bekas Penyidik KPK Bilang Buronan Santai Meski Jadi Buruan Aparat, Bahkan Ada yang Pimpin Rapat

Dalam cuitan berikutnya, Yudi menyebut para buronan masih bisa berkebun.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com/Ardito Ramadhan D
Bekas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap mengungkapkan, para buronan tetap bisa santai meski menyandang status DPO (daftar pencarian orang). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bekas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap mengungkapkan, para buronan tetap bisa santai meski menyandang status DPO (daftar pencarian orang).

Bahkan, tak sedikit dari mereka yang masih bisa memimpin rapat di perusahaannya.

"Pengalaman sebagai penyidik, buronan santai kok, bahkan bisa mimpin rapat perusahaannya."

Baca juga: UPDATE Covid-19 RI 18 Mei 2022: 17 Pasien Meninggal, 364 Sembuh, 327 Orang Positif

"Justru penyidik yang selalu kepikiran dan kerja keras mencari buronan ini, karena menjadi tanggung jawab tugas dan moral."

"Saat itu kita cari ke mana saja, termasuk geledah tempat diduga persembunyian atau meriksa orang dekatnya," cuit Yudi dalam akun Twitter-nya yang sudah bersedia dikutip, Kamis (19/5/2022).

Cuitan Yudi itu merespons sebuah pemberitaan nasional yang berjudul "Firli soal Harun Masiku Masih Buron: Dia Pasti Tak Bisa Tidur Nyenyak".

Baca juga: Epidemiolog UI Tetap Anjurkan Masyarakat Pakai Masker di Dalam Maupun Luar Ruangan

Dalam cuitan berikutnya, Yudi menyebut para buronan masih bisa berkebun.

Bahkan, lanjutnya, tempat sang buron ditangkap tak jauh dari markas KPK.

"Ada yang di apartemen atau rumah yang disewa, ketika ditangkap pun kondisi mereka santai, ketangkap ya sudah ketangkap."

Baca juga: Virus Hendra Ditularkan dari Hewan, Kasus Penularan Antar Manusia Belum Ditemukan

"Inti menangkap buronan adalah kerja sama tim, persisten, dan mau mencari," tutur Yudi yang kini bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Polri.

Saat masih menjadi penyidik, ia teringat arahan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango untuk segera menangkap DPO.

Perintah itu dijalankan Yudi beserta tim. Mereka lebih giat lagi untuk mencari sang buron.

Baca juga: Ancaman Hepatitis Akut Baru Dimulai, Kini Muncul Teror Virus Hendra

"Ada cerita ketika Pak Nawawi, Waka KPK, yang ketika itu membawahi bidang penindakan, memanggil saya dan satgas ke ruang kerjanya, meminta segera menangkap DPO karena suara publik ingin segera ditangkap."

"Satgas pun semakin giat mencari siang dan malam, akhirnya satgas pun berhasil menangkapnya," kisahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved