Pandemi Virus Corona

Ariza: Negara Lain Juga Sudah Buka Masker! Anjuran Presiden Jokowi tidak Prematur

Wagub DKI Ahmad Riza Patria berharap publik berbesar hati soal anjuran Presiden Jokowi yang melonggarkan pemakaian masker.

Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Wagub DKI Ariza minta masyarakat menerima anjuran Presiden Jokowi soal pelonggaran pemakaian masker, sebab di negara lain juga sudah pada lepas. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai, kebijakan Presiden RI Joko Widodo soal melepas masker di ruang terbuka tidak prematur.

Artinya, Presiden mengeluarkan keputusan itu tentu melewati kajian yang matang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Jaksa Agung Larang Terdakwa Pakai Atribut Keagamaan Saat Disidang, Ini Alasannya

“Tentu kebijakan itu melalui proses yang panjang tidak serta-merta begitu saja (tanpa kajian),” ujar Ariza di Balai Kota DKI, Rabu (18/5/2022).

Ariza mengungkapkan, jika dibandingkan beberapa negara lainnya, mereka sudah banyak yang melepas masker ketika berada di ruang terbuka.

Bahkan beberapa diantaranya sudah ada yang mengeluarkan kebijakan itu sejak beberapa bulan sebelumnya.

“Kalau hari ini di Indonesia sudah diumumkan oleh Pak Jokowi untuk di outdoor (ruang terbuka) masker bisa dibuka, tentu kami senang,” kata mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.

Baca juga: Polisi tak Tega Tahan Dea Onlyfans karena Sedang Hamil, Namun Proses Hukum Tetap Lanjut

Meski penggunaan masker diizinkan di ruang terbuka, namun Ariza meminta kepada masyarakat untuk tetap memakainya saat berada di area kantor pemerintahan.

Hal ini juga harus dipatuhi oleh para lansia dan penderita komorbid agar mereka tidak terpapar Covid-19.

“Di sini kan (Balai Kota) di ruang-ruang tertutup masih pakai masker, tadi seperti yang disampaikan Pak Presiden bahwa itu diperkenankan di ruang-ruang terbuka,” ucapnya.

“Dilihat di beberapa negara sudah dibebaskan tapi sebagian masih ada yang pakai (masker) ya silakan, itu hak. Terpenting kami minta jaga perilaku pola hidup yg bersih dan sehat,” lanjutnya.

Dua remaja perempuan di kawasan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara terjaring Operasi Zebra Jaya 2021 setelah tidak memakai helm dan masker.
Dua remaja perempuan di kawasan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara terjaring Operasi Zebra Jaya 2021 setelah tidak memakai helm dan masker. (Warta Kota/ Junianto Hamonangan)

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai terlalu dini untuk melonggarkan penggunaan masker di ruang terbuka.

Pernyataan Jokowi juga dianggap membingungkan masyarakat untuk membedakan ruang terbuka yang dimaksud, apakah di area publik atau pribadi.

“Menurut saya pernyataan Pak Presiden terlalu terburu-buru dan pernyataan Presiden harusnya punya dasar yang kuat,” ujar Epidemiolog dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono pada Selasa (17/5/2022) malam.

Sepengetahuan dia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru akan merampungkan survei serologi atau penelitian antibodi tubuh terhadap virus, pada Mei-Juni 2022 mendatang.

Baca juga: Boleh Buka Masker di Luar Ruangan dan Tak Wajib Tes PCR, Menkes: Langkah Awal Transisi Menuju Endemi

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved