Breaking News:

Mosi Tak Percaya

Pengamat: Mosi tak Percaya pada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Sah, Asal Ada Solusi

Pengamat politik Hendri Satrio prihatin jika mosi tak percaya DPRD Kota Depok kental motif politik ketimbang kepentingan rakyat.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Analisis Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio berharap mosi tak percaya yang diajukan anggota DPRD Kota Depok pada Wali Kota dan Wakil Wali Kota karena kepentingan rakyat. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menanggapi sikap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok yang menggunakan Hak Interpelasi dan menyatakan Mosi Tidak Percaya yang dilayangkan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

Hal tersebut terkait dengan Kartu Depok Sejahtera (KDS) yang menjadi program Pemkot Depok dengan sasaran warga miskin atau tidak mampu.

Baca juga: Patung Sleeping Buddha Sepanjang 18 Meter di Vihara Buddha Dharma, Pas untuk Wisata Religi

Menurut pria yang akrab disapa Hensat ini, Hak Interpelasi dan Mosi Tidak Percaya merupakan Hak DPRD.

Namun, kepentingan rakyat harus juga menjadi pertimbangan utama dalam menggunakan keduanya.

"Walaupun ada kepentingan politik di dalamnya, yang harus dipikirkan oleh anggota dewan yang mengajukan Hak Interpelasi dan Mosi Tidak Percaya adalah kemaslahatan rakyat Depok,” ucapnya, Senin (16/5/2022).

“Pertimbangannya jangan semata-mata pertimbangan politis saja," imbuhnya.

Baca juga: Ditanya Soal Menikah, Kemal Pahlevi Ingin Perbanyak Salat Istikharah Dulu

Artinya, lanjut Hensat, apa yang dilakukan Pemkot Depok untuk membantu rakyat melalui Kartu Depok Sejahtera (KDS) sudah tepat. 

"Apa yang dilakukan Pemkot Depok selama itu untuk kesejahteraan rakyat, sah-sah saja,” ujarnya.

“Harusnya dewan sebagai wakil rakyat mendukung hal tersebut demi kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Hensat menegaskan, selain mengritisi kebijakan Pemkot Depok, DPRD Kota Depok juga seharusnya mampu memberikan solusi atau masukan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota tentang pembangunan yang dilaksanakan di Kota Depok.

Baca juga: Mobil Elf yang Menewaskan Tujuh Orang Sempat Meliuk-liuk Seperti Ular, Ini Kronologinya

"Jadi, jangan protes saja tapi berikan solusi, mereka kan wakil rakyat jadi laksanakan juga tugas menampung aspirasi dari masyarakat,” katanya.

“Pasti ada solusi yang diberikan masyarakat yang kemudian disampaikan para dewan kepada Wali Kota," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved